Kantor Diskoperindag Kab.Sukabumi Dijarah Maling


PALABUHANRATU ONLINE - Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sukabumi, Senin (3/2/2014) disatroni maling. Pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang menjarah peralatan komputer yang berada di ruangan bidang pasar dan bidang perlindungan konsumen. Diperkirakan lima unit komputer raib digondol pencuri.

“Mereka menjarah sejumlah komputer. Modus yang dilakukan kawanan pencuri dengan menjebol roster melalui sela-sela ventilasi,” kata pegawai Diskoperindag Kabupaten Sukabumi, Roib, Senin (3/2/2014).

Penjarahan kawanan pencuti baru diketahui, kata Roib, ketika akan memulai aktivitasnya. Dia sempat terkesima ketika mengetahui ruangan berantakan. “Saya langsung melaporkan kasus tersebut kepada seluruh karyawan lainnyan” tutur Roib.

Ormas Gempar dan Masyarakat Nyaris Bentrok di KP.Citepus Palabuhanratu


PALABUHANRATU ONLINE  - Minggu malam sekira pukul 23.40 WIB sekumpulan orang yang menamakan dirinya ormas Gempar (gerakan mujahid penegak Allah dan Rasul) mendatangi  kawasan pantai Citepus untuk melakukan penutupan terhadap kafe dan warung remang-remang yang dianggap sudah semakin menjadi-jadi

Kedatangan ormas tersebut disambut oleh warga yang tidak setuju lokasi tersebut untuk ditutup, dan saling beradu argumen, terlihat antara warga dan ormas membawa senjata tajam seperti samurai dan golok.

Mengetahui hal ini Kapolres beserta ketua DPRD Kab.Sukabumi langsung terjun ke TKP untuk mengantisipasi terjadinya konflik antara ormas Gempar dan warga Citepus.

“Sudah sejak lama kawasan pantai Citepus memang terkenal dengan kafe dan warung remang –remang sehingga membuat gerah kami, ujar salah satu anggota gempar, dan tidak ada tindakan yang berarti seolah pemerintah juga tutup mata terhadap permasalahan ini. Jelasnya

Hati-hati, Jalan Nasional Sukabumi-Bogor Rusak Berat


PALABUHANRATU ONLINE -  Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Sukabumi mengakui dampak angkutan pasir melebihi kapasitas telah menimbulkan percepatan kerusakan jalan nasional di wilayah Sukabumi, utamanya ruas jalan penghubung Sukabumi – Bogor.

“Tingginya lalu lintas angkutan truk pasir yang melebihi kapasitas telah mempercepat kerusakan badan jalan nasional di ruas Sukabumi-Bogor. Rata-rata setiap awak angkutan memuat beban muatan di atas 40 hingga 45 ton lebih,” kata Kepala Dishubkominfo Kabupaten Sukabumi, Ahmad Riyadi, hari ini Kamis (30/1/2014)

Padahal, petugas di lapangan pada setiap kesempatan menggelar operasi, kata Ahmad Riyadi.

Dishubkominfo Kabupaten Sukabumi secara terus menerus melakukan operasi terhadap para awak angkutan yang nakal tersebut.

”Selain menurunkan sebagian beban muatan yang melebihi kapasitas, juga memberikan sanksi berupa penilangan. Tapi langkah tidak membuat efek jera para awak angkutan,” katanya.

Sementara itu ketika ditanya berapa truk yang beroperasi dilintasan Jalan Raya Sukabumi-Bogor setiap hari, ia menyebutkan jumlahnya tidak kurang 450 unit. Armada truk pasir itu berasal dari wilayah Kab. Cianjur dan Kab. Sukabumi.

Tim Gabungan Olah TKP Kasus Bunuh Diri Polisi Polres Sukabumi


 

TIM Gabungan lakukan olah tempat kejadian perkara kasus bunuh diri anggota polisi.

TIM Gabungan lakukan olah tempat kejadian perkara kasus bunuh diri anggota polisi.

PALABUHANRATU ONLINE -  Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sukabumi Kota, Hari Santoso, Rabu (29/1/2014) didampingi tim gabungan Mapolda Jawa Barat, Rabu (29/1/2014) tengah mengikuti pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) kasus aksi bunuh diri anggota Mapolres Sukabumi Kota di kamar kontrakan Jalan Bahagia, Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Aksi nekat yang dilakukan anggota Unit Dua, Reskrim berawal setelah cekcok dengan kekasihnya. Korban kesal atas ulah kekasihnya itu, membawa senjata genggam yang tersimpan di balik bajunya dan mengarahkan mocong senjatanya tepat di dahi kepala sebelah kanannya.

”Mungkin saja, korban hanya main-main untuk mencari perhatian kekasihnya. Tapi tidak disangka, malah meletus hingga pemilik senjata tewas seketika,” katanya.

Anggota Polisi Satreskrim Polres Sukabumi Tewas Bunuh Diri


PALABUHANRATU ONLINE –  Salah seorang anggota Reserse dan Kriminalitas (Satreskrim) Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sukabumi, Rabu (29/1/2014) kini terbujur kaku di ruangan Jenasah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin kota Sukabumi.

Brigadir G tewas mengenaskan setelah nekat melakukan aksi bunuh diri. Korban mengakhiri hidupnya dengan menggunakan senjata miliknya saat berada di rumah kontrakannya.

“Korban mengalami luka tembakan persis di pelipis kepala kanannya,” kata salah seorang warga, Wawan.

Warga Batusapi Palabuhanratu Ucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan


PALABUHANRATU ONLINE - Warga Kp. Batusapi rt.01 rw. 01 Kel.Palabuhanratu Kab.Sukabumi sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan oleh Ketua DPRD Kab.Sukabumi, Badri Suhendi dalam pembangunan sarana pendidikan agama dan pondok pesantren.

Demikian yang diungkapkan oleh tokoh masyarakat Habib Fachmi Assegaf dikediamannya, hari ini Sabtu, 25/01/2014. Bantuan yang diberikan melalui Yayasan Hadza Min Fadhli Robby, yang didirikan oleh Habib Fahmi ini berupa 100 zak semen dan diterima langsung oleh pimpinan ponpes Attaqwa Sunarya Saepulloh. Selain itu pihak yayasan juga memberikan tanah wakaf kepada majelis taklim seluas 2355 m2.

Bagi masyrakat yang ingin menyumbangkan dana untuk membantu pembangunan pesantren Attaqwa bisa mengirimkan bantuan ke: Rekening BNI di No. Rekening 0258 7725 31 kantor cabang Sukabumi an.Yayasan Hadza Min Fadhli Robby

Conatac person : 0813 1089 4856  atau 0858  6151 9885

Siswi SD Neglasari Cikakak Menghilang Sudah Seminggu


PALABUHANRATU ONLINE – Siti Zahra (12) siswi kelas 6 SDN Neglasari desa Cikakak Kecamatan Cikakak, hilang dan masih dalam pencarian pihak keluarga.

Menurut ayah Siti Zahra, Hamidin (50), sudah seminggu ini putrinya hilang setelah pamit ke ibunya untuk berangkat ke sekolah.  “Pada hari Sabtu pagi seminggu lalu, Siti Zahra berangkat ke sekolah memakai seragam Pramuka berdua dengan temannya, namun hingga sore hari, Siti  belum juga kembali” kata Hamidin di kediamannya di Kp. Babakan Sukawayana Rt 04/02 Desa Cikakak Kecamatan Cikakak Kabupaten Sukabumi,hari ini Senin,20/01/2014

Hamidin menjelaskan, istrinya juga beberapa kali datang ke sekolah untuk menanyakan keberadaan putrinya, namun pihak sekolah menjawab Siti tidak pernah masuk sekolah.

Sejak kejadian, pihak keluargapun dikerahkan untuk mencari keberadaan putri pertama pasangan Hamidin dan Irma Siska itu.  “Seluruh keluarga saya mencari mulai dari Palabuhanratu, Cikakak hingga ke Cisolok namun hingga sekarang belum juga ditemukan”. Ungkap Hamidin sambil menghiba karena diluputi rasa sedih.

Hamidin pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Cikakak dengan harapan, aparat dapat menbantu menemukan putrinya.

Adapun ciri-ciri Siti Zahra saat berangkat dari rumah, berusia 12 tahun, memakai seragam pramuka, rambut lurus sepundak, kulit putih dan gigi depan bagian atas agak kelihatan besar.