SAR GABUNGAN CARI 3 WISATAWAN HILANG DI PANTAI PALABUHANRATU


Pencarian 3isatawan yang hilang (Photo : Iyang Sudiharto)

Pencarian 3 wisatawan yang hilang di Pantai Karang Hawu Cisolok (Photo : Iyang Sudiharto)

PALABUHANRATU ONLINE – Sar gabungan dari Satpolair, Basarnas, Sarda dan Balawista Sukabumi masih mencari 3 wisatawan yang hilang terseret ombak saat berenang dipantai teluk Palabuhanratu.

“1 speedboat dan 2 perahu karet dikerahkan untuk mencari korban ke tengah perairan teluk Palabuhanratu” kata Koordinator Pos Basarnas Sukabumi, Agung Priambodo didampingi Ketua Sarda Sukabumi Okih fajri di Palabuhanratu. Jum’at (01/08/2014).

Agung menuturkan, penyisiran juga dilakukan Sar gabungan disepanjang garis pantai empat kejadian sejak pagi hingga sore. “Jelang pukul 17.00 apabila korban masih ditemukan, pencarian akan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok pagi” ujarnya.

Data yang dihimpun hingga hari ini korban yang terseret arus ombak saat bereng, masing-masing 3 korban hilang dan masih dalam pencarian sedangkan korban selamat sebanyak 4 korban.

Korban hilang, Aditya Rama Alfiansyah (15) warga Ciputih Kalijati Kecamatan kalijati kabupaten Subang Jawa Barat, kejadian dipantai Karanghawu Cisolok Sukabumi.
Fisal Alfarizi (10) warga Perum Bumi Anugrah Sejahtera Rajeg Tangerang Banten, likasi kejadian pantai karang pamulang Citepus Palabuhanratu dan Indah rahmadi (9) warga Kp. Benda Cicurug sukabumi.

Laporan : Iyang Sudiharto

KASAT LANTAS POLRES SUKABUMI: ARUS LALIN KE PALABUHANRATU MENINGKAT


PALABUHANRATU ONLINE – Dalam tiga hari terakhir ini, arus lalu lintas kendaraan yang mengarah ke obyek wisata pantai Palabuhanratu mengalami peningkatan yang signifikan. Kendaraan pribadi roda empat, bis, dan truk yang mengangkut wisatawan.

“Sejak Selasa lalu hingga hari ini H+5, arus lalu lintas menuju  Palabuhanratu volume kendaraan yang berwisata terus meningkat” ujar Kasat Lantas Polres AKP Susan Ridwan saat memantau arus lalu lintas.

Peningkatan Arus Lalu Lintas yang akan memenuhi Palabuhanratu pada H+7 Lebaran

Peningkatan Arus Lalu Lintas yang akan memenuhi Palabuhanratu pada H+7 Lebaran (Photo :Iyang Sudiharto)

PANTAI PALABUHANRATU DISERBU PENGUNJUNG
Sejak kemarin dan hari ini obyek wisata pantai di sepanjang teluk Palabuhanratu sudah ramai dipadati ribuan pengunjung yang mengisi liburan Idul Fitri kali ini.

Pengunjung yang berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi juga Bandung dan Cianjur rela berjam-jam dalam antrian kendaraan, dari pantauan dilapangan, antrian kendaraan terjadi di pos retribusi pariwisata Buniwangi yang menggunakan jalur Cikidang juga dipos retribusi depan RSUD Palabuhanratu yang berasal dari jalur Warungkiara.

“Keluarga kami rela berjam-jam untuk berkunjung ke pantai Palabuhanratu” tutur Ani pengunjung asal Bekasi yang ditemui di pantai Wisata Citepus Palabuhanratu Jawa Barat. Jumat (01/08/2014).

Ani mengaku, butuh waktu 6 jam dari Bekasi hingga ke Palabuhanratu lantaran padatnya lalu lintas dari bogor mengarah Sukabumi.

Namun demikian dia dan keluarganya tetap antusias untuk bisa berkunjung ke pantai idaman ini tiap tahunnya.

Hingga sore ini, antrian kendaraan wisatawan yang menuju Palabuhanratu. Baik dari jalur cikidang maupun dari arah Warungkiara menggunakan kendaraan Roda empat, roda dua dan bis bahkan tidak sedikit juga yang menggunakan truk untuk membawa penumpangnya.
Laporan : Iyang Sudiharto

BERBAGAI MACAM PUNGLI DI  OBJEK WISATA PALABUHANRATU MERESAHKAN WISATAWAN


PALABUHANRATU ONLINE - Setiap tahun libur lebaran Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi masih menjadi primadona bagi wisatawan, tapi ini tidak diikuti dengan keadaan di dibeberapa objek wisata tarif parkir di kawasan objek wisata Karang Hawu dan objek wisata air panas Kecamatan Cisolok  selalu muncul persoalan pungli dan tarif parkir yang selangit sampai 10 ribu rupiah.

Meningkatnya pungutan liar (pungli) di kawasan objek wisata itu meresahkan pengunjung. Padahal diperkirakan objek wisata ini tetap akan dipadati pengunjung hingga H+7 lebaran, Minggu (03/08/2014).

Herdi (40), warga dari Kabupaten Bogor  mengaku kaget dengan tarif parkir kendaraan roda empat yang dipungut Rp 10 ribu. Padahal, sepengetahuanya biaya parkir hanya Rp 2 ribu. Dia juga mengeluhkan lokasi parkir yang tidak sesuai aturan. sebab tidak adanya karcis retribusi yang diberikan

Memang duitnya tidak seberapa, tetapi kalau dipungut diatas ketentuan aturan, itu kan sama saja dengan pungutan liar (pungli). Kalau uang itu memang masuk ke kas daerah silakan saja. Tapi petugas parkirnya tidak jelas karena tidak memiliki kelengkapan layaknya petugas parkir. Harusnya ada rompi dan identitas lainnya termasuk karcisnya. Begitu parkir mobil langsung dimintai uang. Setelah itu ditinggalkan tanpa diatur. Ini jelas meresahkan pengunjung,” kata Herdi kepada Palabuhanratu Online Kamis, (31/07/2014).

“Belum lagi adanya pencucian mobil yang tidak jelas tarifnya ini sudah keterlaluan, yang tadinya ingin wisata malah kesal dengan kejadian seperti ini. Kami berharap semoga aparat dan pemerintah setempat dapat menindak oknum-oknum yang Melakukan pungli dan melakukan pembenahan diobjek-objek wisata tersebut,”ujar Herdi

Laporan : Budi Genda

Parkir di kawasan objek wisata Cipanas Cisolok

Parkir di kawasan objek wisata Cipanas Cisolok (Photo : Budi Genda)

CARUT MARUT PENGELOLAAN PARIWISATA KABUPATEN SUKABUMI


PALABUHANRATU ONLINE – “Perkembangan Pariwisata di Kabupaten Sukabumi dari tahun ke tahun tidak ada berubahan dan peningkatan yang signifikan, serta belum  tertatanya sistem antara Pemerintah Kabupaten dan para pelaku pariwisata yang dapat membuat para wisatawan menjadi betah dan nyaman,” Demikian yang dikatakan Adang Juweini selaku ketua Komunitas Peduli Pariwisata Sukabumi (KPPS). Adang mengatakan bahwa pengelolaan pariwisata di Kabupaten Sukabumi carut marut, ketidak  pedulian Bupati terhadap pariwisata menjadikan objek wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi tidak terkelola dengan baik. Apalagi dengan penempatan para Kepala Dinas yang bukan pada tempatnya, karena tidak sesuai dengan basicnya. Ujar adang kepada Palabuhanratu Online Kamis, 31/08/2014.

“Kurangnya pengawasan diberbagai retribusi pariwisata mengakibatkan kebocoran yang terindikasi korupsi. Jelas Adang

Laporan : Ade Willy

Adang Juweini Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Sukabumi (KPPS)

Adang Juweini Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Sukabumi (KPPS)

 

KANDANG AYAM TERBAKAR DI MALAM TAKBIR 


PALABUHANRATU ONLINE – Sekitar 5 ribu ekor ayam terpanggang saat kebakaran melanda kandang di proyek ternak ayam pedaging  di Kampung Bojonglongok RT 02/05 Desa Bojonglongok Kecamatan Parakansalak kabupaten Sukabumi saat malam takbir berlangsung.

Peristiwa kebakaran terjadi Senin pukul 03.00 dinihari menghanguskan satu kandang berukuran 7×38 meteri persegi. “Sumber api diduga berasal dari

kebakaran melanda kandang di proyek ternak ayam pedaging  di Kampung Bojonglongok RT 02/05 Desa Bojonglongok Kecamatan Parakansalak kabupaten Sukabumi

kebakaran melanda kandang di proyek ternak ayam pedaging di Kampung Bojonglongok RT 02/05 Desa Bojonglongok Kecamatan Parakansalak kabupaten Sukabumi

percikan dari kompor batu bara yang diunakan sebagai bahan bakar untuk menghangatkan ayam, percikan api merambat ke matrial lain yang menimbulkan kebakaran hebat” kata Singgih pemilik kandang kepada Palabuhanratu Online saat membereskan puing-puing kebakaran, Senin 28/07/2014.

Untuk memadamkan si jago merah, Singgih mengaku kesulitan mendpatkan air, dengan peralatan seadanya, dia berusaha memadamkan api. “Para pekerja sudah libur lebaran jadi saya berusaha sendiri” tuturnya

Pukul 06.30 api mulai mengecil dan semua kandang sudah hangus rata dengan tanah. Dalam peristiwa ini kerugian dittaksir mencapai 150 juta dan semua ayam hangus terpanggang. (Iyg)

SPBU Terang-terangan Jual BBM Kepada Konsumen Menggunakan Drum dan Jerigen


 – IMG_20140725_150842

KONSUMEN YANG MENGAKU MERTUA DARI ANGGOTA DEWAN KABUPATEN SUKABUMI DENGAN TERANG-TERANGAN MEMBELI BBMMENGUNAKAN DRUM DAN JERIGEN

KONSUMEN YANG MENGAKU MERTUA DARI ANGGOTA DEWAN KABUPATEN SUKABUMI DENGAN TERANG-TERANGAN MEMBELI BBM MENGUNAKAN DRUM DAN JERIGEN

PALABUHANRATU ONLINE – Penyelewengan BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi jenis solar seringkali terjadi di SPBU yang sengaja menjual kepada perusahaan yang menggunakan Drum dan jerigen. Seperti yang tertangkap kamera wartawan Palabuhanratu Online Jumat, 25/07/2014 sekira pukul 16.30 WIB di  SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) No. 34-43312 yang berada di Kp. Batu Sapi jalan Jajaway Palabuhanratu Kecamatan Palabuhanratu  Kabupaten Sukabumi. Nampak dengan jelas, sopirnya tengah mengisi 12 jerigen dan Drum dalam sebuah mobil bak terbuka dengan cara terang-terangan.

Menurut Ibu sang Pembeli BBM bahwa dirinya sudah bertahun-tahun membeli dengan cara seperti ini, di SPBU tersebut, bahkan ia mengaku mertua dari anggota dewan Kabupaten Sukabumi. Sambil memperlihatkan surat izin yang selalu ia bawa-bawa, ternyata surat izin yang diperlihatkan sudah kadaluarsa sejak tahun 2012.

pada sebuah aturan dimana didalamnya dijelaskan, bahwa SPBU yang terbukti menjual BBM bersubsidi kepada perusahaan menggunakan jerigen tanpa izin, maka akan di berikan sanksi pidana dengan ancaman 4-6 tahun dan denda 40-60 milyar sesuai undang – undang migas NO 22 tahun 2001, dan yang namanya perusahaan tidak boleh memakai BBM bersubsidi.

Selain itu, pertamina juga akan mengenakan sanksi pasokan BBM dihentikan dan pemutusan hubungan usaha ( PHU ) karena selama ini pertamina tidak pernah mengijinkan penjualan BBM bersubsidi di SPBU terhadap perusahaan yang menggunakan jerigen, apalagi pake drum, dan didalam aturan perintah, perusahaan tidak boleh memakai BBM bersubsidi, tetapi harus memakai BBM non subsidi itu juga harus ada surat keterangan dari intansi terkait ( DISPERINDAG ), adapun yang di beri izin untuk pengecer ( 2 Tak ) harus menunjukan surat izin pembelian dari pemerintah daerah dan polsek terdekat, itupun tidak diberikan secara sembarangan kepada masyarakat harus melalui verivikasi terlebih dahulu, kalau untuk perusahaan harus ada ( DO ) dari pertamina.

Sementara itu, pengawas SPBU Jajaway NO. 34-43312, ditemui tidak ada ditempat selularnyapun tidak aktif.

Diminta pertamina dan aparat hukum usut tuntas SPBU nakal di Palabuhanratu yang menjual BBM bersubsidi pada pembeli yang menggunakan jerigen untuk perusahaan, untuk perusahaan tidak boleh menggunakan BBM bersusidi. (Tim Palabuhanratu Online)

RISKI TEWAS TEWAS TERBAKAR AKIBAT SPIRITUS


Riski Maulidan 7 Thn meninggal akibat Spiritus

Riski Maulidan 7 Thn meninggal akibat Spiritus

– Setelah seminggu dirawat di Rumah Sakit Bunut Sukabumi akhirnya Rizki Maulidan (7) akhirnya meninggal dunia.

Rizki yang mengalami luka bakar hampir 75 persen disekujur tubuh akibat terkena bahan bakar cair spiritus pada Selasa,15/07/2014

Putra dari pasangan Ujang dan Eni Ruweini (Bidan) awalnya bermain Letupan (Lodong) bersama teman-temannya entah kenapa cairan spiritus mengenai tubuh Riski yang mengakibatkan luka bakar.

“Saya tidak mengetahui persis kejadiannya, tapi saya sempat memadamkan api yang ada di tubuh anak saya,” ujarnya kepada Palabuhanratu Online selasa, 21/07/2014.

Jasad korban disemayamkan di rumah duka di Kp. Gang Lumbung RT.02 RW.05 Palabuhanratu, rencananya malam ini juga akan dimakamkan di pemakaman Cangehgar Palabuhanratu.