SD Induk Buniwangi Potong BSM 150 Ribu Persiswa


 

SD Induk Buniwangi Kec. Palabuhanratu

SD Induk Buniwangi Kec. Palabuhanratu

PALABUHANRATU ONLINE- Hampir seluruh Sekolah Dasar di Palabuhanratu Kab.Sukabumi telah menyunat Dana BSM (Bantuan Siswa Miskin) yang telah dibagikan secara serentak pada Minggu, 11/05/2014.

Bantuan yang diberikan sebesar 425 ribu oleh pemerintah kepada siswa yang tidak mampu itu ternyata banyak dikeluhkan oleh orang tua murid yang menerima BSM karena adanya pemotongan.

Lain lagi yang dilakukan oleh kepala sekolah SD Induk Buniwangi Kecamatan Palabuhanratu, dari 200 lebih murid, 180 diantaranya mendapatkan dana BSM (Bantuan Siswa Miskin) sebesar 425 ribu. Dari 180 murid tersebut ,Kepala Sekolah telah memotong 150 ribu persiswa.

Ketika dikonfirmasi, Endang kepala sekolah SD Induk Buniwangi malah menantang, Mana orangnya yang mengeluhkan bawa kesini, orang tua murid tidak tahu kalau pengurusan BSM ini memakan waktu berbulan bulan, mereka tinggal enaknya saja, ujar Endang Ketika ditemui Palabuhanratu Online di Ruangannya, Sabtu, 17/05/2014.

Menurut dia, uang tersebut untuk kaos tim sekolah dan penggantian materai, dan dib rikan juga kepada siswa yang tidak mendapatkannya.

Laporan : Ande Abdullah

Kepsek SD 2 Palabuhanratu Akui Pemotongan Dana Bantuan Siswa Miskin (BSM)


 

SD Negeri 2 Palabuhanratu

SD Negeri 2 Palabuhanratu

PALABUHANRATU ONLINE – Pemotongan Dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang terjadi di SD Negeri Palabuhanratu sebesar Rp. 120 ribu persiswa disangkal oleh Deden Suhenda selaku kepala sekolah. Menurut dia bahwa itu bukan pemotongan melainkan sebagai pembelian baju seragam batik untuk siswa yang mendapatkan BSM.

Diakuinya, Ia telah melakukan rapat terhadap komite sekolah untuk menyisihkan sebesar Rp.25 ribu untuk para guru honorer yang ada disekolahnya.

“Kami sudah melakukan rapat untuk penyisihan dana tersebut ke pihak komite dan wali murid, ini bukan pemotongan,” ujarnya ketika ditemui Palabuhanratu Online diruang kerjanya Sabtu, 17/05/2014.

Dikatakannya, kalau memang ini akan menjadi permasalahan, pihaknya siap untuk mengembalikan dana tersebut kepada orang tua murid. (budi)

Bantuan Siswa Miskin (BSM) Disunat Pihak Sekolah, Wali murid Resah


Ilustrasi

Ilustrasi

PALABUHANRATU ONLINE – Dana bantuan bagi siswa miskin (BSM) sebesar Rp.425.000 disunat oleh oknum guru dan kepala sekolah, di lima sekolah dasar (SD) yang berada di Kecamatan Palabuhanratu.

Lima sekolah dasar yang melakukan pemotongan BSM diantaranya, SD Sindangpalai Kp. Cikeong Ds. Cimanggu Kec.Palabuhanratu, SD Induk Ds. Buniwangi. SD Pasir Geulis desa Buniwangi, SD Batu Nunggul desa Cikadu, dan SD Jayanti 1.

Seperti yang dilakukan oleh SD Induk Buniwangi rata- rata persiswa mendapat potongan sebesar 150 ribu persiswa, dari 80 siswa yang mendapatkan dana BSM.
Menurut guru yang tidak mau disebutkan identitasnya, “Pemotongan tersebut dilakukan untuk pembelian kaos olahraga bagi siswa,” jelasnya kepada Palabuhanratu Online Kamis, 15/05/2014.

Kekesalanpun terlihat dari beberapa wali murid yang BSM nya terkena pemotongan oleh pihak sekolah, ““Kami ini sudah miskin dan dana senilai Rp 420 ribu itu sangat besar nilainya bagi kami, tapi kenapa pihak sekolah memotongnya, apapun alasan dari pihak sekolah itu tetap tidak boleh melakukan. Karena pada dasarnya pemotongan itu merupakan salah satu bentuk pelanggaran. ” Kata seorang wali murid.yang tidak mau menyebutkan namanya.

 

ADD Belum Cair Kades Puyeng


 

PALABUHANRATU ONLINE - Belum cairnya Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2014 mengakibatkan, Pemerintahan Desa menjadi bingung, namun tak bisa berbuat apa-apa.

Tak kunjung cairnya Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun  2014 ini, belum diketahui pasti. Para kepala desa (Kades) tidak mendapat keterangan jelas dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Keterlambatan tersebut dikeluhkan oleh Kades Ds. Buniwangi Kec.Palabuhanratu. Kab.Sukabumi Aang Heriyana kepada Palabuhanratu Online Rabu,14/05/2014.

Aang Heriyana Ds. Buniwangi Kec.Palabuhanratu. Kab.Sukabumi

Aang Heriyana Ds. Buniwangi Kec.Palabuhanratu. Kab.Sukabumi

“Saya sampai berhutang untuk menutupi segala kebutuhan baik kantor maupun pribadi, biasanya ADD sudah cair pada bulan keempat, namun kali ini sudah memasuki bulan mei bulan juga ada kejelasan” ujarnya kesal.

Laporan : Ande Abdullah

 

GEDUNG TIC PENUNJANG WISATA DAN CENDRAMATA KAB. SUKABUMI


PALABUHANRATU ONLINE – Keberadaan gedung Tourist Information Centre (TIC) atau pusat informasi tentang kepariwisataan sangat menunjang perkembangan dan

TIC Palabuhanratu

TIC Palabuhanratu

kelangsungan sektor pariwisata, karena di gedung tersebut terdapat beragam informasi, mulai dari “directory” wisata khususnya, disini pula dapat ditemukan aneka informasi kekayaan intelektual seperti karya cipta seni budaya tradisi hingga bermacam-macam cinderamata hasil kerajinan tangan kreatif masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Sebagai pusat informasi, gedung ini sengaja dibangun di salah satu obyek wisata yang mudah dikunjungi wisatawan yaitu di Jalan Raya Citepus-Cisolok KM II Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Saat ini sudah ditata dalam tahap persiapan peresmian yang dijadwalkan Sabtu (20/05/2014) mendatang oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Adjo Sardjono, Sabtu (20/5) mendatang, disaksikan dari unsur Dinas Kepariwisataan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olah Raga (Parbudpora), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar), Tim Pelestarian dan Penataan Pesisir Teluk Palabuhanratu (TP3TP), Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista), tokoh seni budaya dan stakeholder lainnya.

Menurut Ketua badan pengurus cabang persatuan hotel dan restoran (BPC PHRI) Kabupaten Sukabumi Dadang Hendar, kehadiran TIC sangat penting dalam mendukung pengembangan pariwisata disamping berperan sebagai tempat study banding kepariwisataan, kerajinan, maupun riset kebudayaan. Diharapkan peran TIC bukan saja menjadi rujukan wisatawan akan tetapi dapat dimanfaatkan semua stakeholder kepariwisataan daerah.

“Kebijakan pemerintah membangun gedung penunjang pariwisata bisa diartikan bahwa sektor pariwisata, kerajinan, dan budaya sebagai potensi unggulan. Maka itu, ke depan perlu terus dibenahi. Karena sektor pariwisata selain mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menambah pendapatan asli daerah (PAD),” kata pengurus TP3TP itu.

Dadang berharap, pengrajin cinderamata juga harus ambil bagian untuk menambah khasanah wisata daerah. Dimana potensi keuntungan bisnis cinderamata sebenarnya sangat besar, terlebih Sukabumi merupakan daerah destinasi wisata.

“Sukabumi memiliki cinderamata khas seperti daerah destinasi wisata lainnya. Peluang itu sangat tepat apabila dimanfaatkan secara maksimal dan didukung oleh pemda setempat dalam meningkatkan industri pariwisata” jelasnya.

 

DAFTAR CALON TERPILIH DPRD KABUPATEN SUKABUMI


DAFTAR CALON TERPILIH DPRD KABUPATEN SUKABUMI

WARGA TAGIH BANTUAN BANJIR DARI PEMKAB SUKABUMI


Banjir yang melanda Palabuhanratu

Banjir yang melanda Palabuhanratu

PALABUHANRATU ONLINE – Sejumlah warga Palabuhanratu yang rumahnya terkena musibah banjir pekan lalu menagih janji bantuan perbaikan rumah terutama rumah yang kondisinya rusak berat akibat banjir dari pemda kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

“Hingga saat ini pemda kabupaten Sukabumi belum juga menyalurkan bantuan perbaikan rumah seperti yang disebutkan saat melakukan pendataan, padahal rumah saya mengalami kerusakan berat” ujar Heri warga Kampung Cangehgar RT 03/03, Kel/Kec. Palabuhanratu, Rabu (07/05/3014).

Heri mengaku baru menerima bantuan berupa mi instan dan beras sehari setelah kejadian banjir, sementara kondisi rumahnya hingga saat ini belum di perbaiki karena belum punya biaya jika diperbaiki sendiri. “Hingga saat ini bantuan pemda tak kunjung datang, saya bingung tidak punya tempat tinggal lagi sedangkan yang ini rusak, harus minta bantuan kepada siapa lagi” keluhnya.

Banjir yang menerjang Palabuhanratu terjadi Tanggal 29/04/2014 lalu, ratusan rumah mengalami kerusakan 4 rumah diantaranya mengalami rusak berat salah satunya rumah milik Heri.

Beberapa saat setelah kejadian banjir, aparat kelurahan dan kecamatan Palabuhanratu melakukan pendataan dan diserahkan kepada dinas terkait untuk segera ditindak lanjuti, namun hingga saat ini belum juga ada bantuan perbaikan rumah seperti yang diharapkan warga. (Iyg)