Mobil Yang dicurigai Membawa Imigran Terperosok Kedalam Hutan


PALABUHANRATU ONLINE  -  Mobil Avanza silver dengan Nopol F 1185 SJ terperosok kedalam hutan sedalam 20 meter di Kp. Penyawelan Batusapi Palabuhanratu Kab.Sukabumi. Mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi ini terperosok dikawasan hutan lindung pada minggu 09/02/2014 sekitar pukul 04.00 WIB  tadi pagi

Mobil yang dicurigai membawa imigran gelap asal afganistan sudah tidak ada penumpangnya hanya tersisa sopir yang sekarang diamankan oleh pihak polres Sukabumi, kata saksi mata Usu (34) Kepada Palabuhanratu Online

Mobil Avanza yang terperosok kedalam hutan lindung dicurigai membawa imigran gelap

Mobil Avanza yang terperosok kedalam hutan lindung dicurigai membawa imigran gelap

1620838_632213126814492_1991725692_n

Polisi Tangkap Oknum Tentara Pelu Curanmor


PALABUHANRATU ONLINE – Satuan buru sergap (buser) dan tim khusus (timsus) tindak kejahatan kekerasan Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sukabumi Kota, Jumat (7/2/2014) berhasil melumpuhkan oknum tentara pelaku pencuri kendaraan bermotor (curanmor). ED (37) yang masih berstatus personil aktif di salah satu kesatuan Lebak, Rangkas Bitung, Provinsi Banten telah diserahkan ke Sub Detasemen Polisi Militer (Sudenpom) Sukabumi.

Selain berhasil mengamankan oknum tentara, polisi menembak oknum kompolotannya. AS (35) warga Nagrak, Kabupaten Sukabumi mengalami luka tembakan pada kaki kanannya. Tersangka mencoba melarikan diri setelah terlibat baku hantam dengan petugas kepolisian. Melihat salah seorang komplotan berusaha kabur, polisi terpaksa menembak kaki pelaku curanmor itu.

“Kami berhasil menembak tersangka dan mengamankan sebelas tersangka lainnya,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas (Sat Reskrim) Mapolres Sukabumi Kota, Sulaeman

Kantor Diskoperindag Kab.Sukabumi Dijarah Maling


PALABUHANRATU ONLINE - Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sukabumi, Senin (3/2/2014) disatroni maling. Pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang menjarah peralatan komputer yang berada di ruangan bidang pasar dan bidang perlindungan konsumen. Diperkirakan lima unit komputer raib digondol pencuri.

“Mereka menjarah sejumlah komputer. Modus yang dilakukan kawanan pencuri dengan menjebol roster melalui sela-sela ventilasi,” kata pegawai Diskoperindag Kabupaten Sukabumi, Roib, Senin (3/2/2014).

Penjarahan kawanan pencuti baru diketahui, kata Roib, ketika akan memulai aktivitasnya. Dia sempat terkesima ketika mengetahui ruangan berantakan. “Saya langsung melaporkan kasus tersebut kepada seluruh karyawan lainnyan” tutur Roib.

Ormas Gempar dan Masyarakat Nyaris Bentrok di KP.Citepus Palabuhanratu


PALABUHANRATU ONLINE  - Minggu malam sekira pukul 23.40 WIB sekumpulan orang yang menamakan dirinya ormas Gempar (gerakan mujahid penegak Allah dan Rasul) mendatangi  kawasan pantai Citepus untuk melakukan penutupan terhadap kafe dan warung remang-remang yang dianggap sudah semakin menjadi-jadi

Kedatangan ormas tersebut disambut oleh warga yang tidak setuju lokasi tersebut untuk ditutup, dan saling beradu argumen, terlihat antara warga dan ormas membawa senjata tajam seperti samurai dan golok.

Mengetahui hal ini Kapolres beserta ketua DPRD Kab.Sukabumi langsung terjun ke TKP untuk mengantisipasi terjadinya konflik antara ormas Gempar dan warga Citepus.

“Sudah sejak lama kawasan pantai Citepus memang terkenal dengan kafe dan warung remang –remang sehingga membuat gerah kami, ujar salah satu anggota gempar, dan tidak ada tindakan yang berarti seolah pemerintah juga tutup mata terhadap permasalahan ini. Jelasnya

Hati-hati, Jalan Nasional Sukabumi-Bogor Rusak Berat


PALABUHANRATU ONLINE -  Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Sukabumi mengakui dampak angkutan pasir melebihi kapasitas telah menimbulkan percepatan kerusakan jalan nasional di wilayah Sukabumi, utamanya ruas jalan penghubung Sukabumi – Bogor.

“Tingginya lalu lintas angkutan truk pasir yang melebihi kapasitas telah mempercepat kerusakan badan jalan nasional di ruas Sukabumi-Bogor. Rata-rata setiap awak angkutan memuat beban muatan di atas 40 hingga 45 ton lebih,” kata Kepala Dishubkominfo Kabupaten Sukabumi, Ahmad Riyadi, hari ini Kamis (30/1/2014)

Padahal, petugas di lapangan pada setiap kesempatan menggelar operasi, kata Ahmad Riyadi.

Dishubkominfo Kabupaten Sukabumi secara terus menerus melakukan operasi terhadap para awak angkutan yang nakal tersebut.

”Selain menurunkan sebagian beban muatan yang melebihi kapasitas, juga memberikan sanksi berupa penilangan. Tapi langkah tidak membuat efek jera para awak angkutan,” katanya.

Sementara itu ketika ditanya berapa truk yang beroperasi dilintasan Jalan Raya Sukabumi-Bogor setiap hari, ia menyebutkan jumlahnya tidak kurang 450 unit. Armada truk pasir itu berasal dari wilayah Kab. Cianjur dan Kab. Sukabumi.

Tim Gabungan Olah TKP Kasus Bunuh Diri Polisi Polres Sukabumi


 

TIM Gabungan lakukan olah tempat kejadian perkara kasus bunuh diri anggota polisi.

TIM Gabungan lakukan olah tempat kejadian perkara kasus bunuh diri anggota polisi.

PALABUHANRATU ONLINE -  Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sukabumi Kota, Hari Santoso, Rabu (29/1/2014) didampingi tim gabungan Mapolda Jawa Barat, Rabu (29/1/2014) tengah mengikuti pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) kasus aksi bunuh diri anggota Mapolres Sukabumi Kota di kamar kontrakan Jalan Bahagia, Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Aksi nekat yang dilakukan anggota Unit Dua, Reskrim berawal setelah cekcok dengan kekasihnya. Korban kesal atas ulah kekasihnya itu, membawa senjata genggam yang tersimpan di balik bajunya dan mengarahkan mocong senjatanya tepat di dahi kepala sebelah kanannya.

”Mungkin saja, korban hanya main-main untuk mencari perhatian kekasihnya. Tapi tidak disangka, malah meletus hingga pemilik senjata tewas seketika,” katanya.

Anggota Polisi Satreskrim Polres Sukabumi Tewas Bunuh Diri


PALABUHANRATU ONLINE –  Salah seorang anggota Reserse dan Kriminalitas (Satreskrim) Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sukabumi, Rabu (29/1/2014) kini terbujur kaku di ruangan Jenasah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin kota Sukabumi.

Brigadir G tewas mengenaskan setelah nekat melakukan aksi bunuh diri. Korban mengakhiri hidupnya dengan menggunakan senjata miliknya saat berada di rumah kontrakannya.

“Korban mengalami luka tembakan persis di pelipis kepala kanannya,” kata salah seorang warga, Wawan.