Polres Sukabumi Siapka 600 Pasukan Untuk Pengamanan Pelantikan DPR-RI


PALABUHANRATU ONLINE  PARUNGKUDA – Gelar Apel Pasukan pengamanan pelantikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dan DPP RI oleh Polres Sukabumi di adakan Selasa (30/09/14).

Apel ini di adakan di Monumen Perjuangan Bojongkokosan dan sekaligus sebagai tempat penyekatan bagi para pendemo yang akan berangkat ke Jakarta.

Sebanyak 600 pasukan yang tergabung dari unsur Polri, TNI, Dishub, Pramuka, PKS, INFOCOM dan Satuan Polisi – Pamong Praja (SATPOL-PP) yang di siapkan untuk ngamankan.

Menurut Kapolres Sukabumi AKBP Ade Heri Suheri menuturkan ” Langkah pengamanan ini dilakukan untuk mencegah adanya pengerahan massa dari Kab. Sukabumi untuk berdemo saat pelantikan ” pada wartawan.

Selain itu, penyekatan dilakukan untuk mengantisipasi demo seputar isu perburuhan, agraria, dan UU Pilkada “Penyekatan dilakukan untuk mengurangi pengerahan massa berlebihan yang akan berunjuk rasa ke Jakarta,” ungkapnya.

Laporan : Anry Wijaya

DUA PELAKU CURANMOR DIAMANKAN SEBELUM DIKEROYOK MASSA


PALABUHANRATU ONLINE -  Dua pelaku pencuri kendaraan bermotor berhasil diamankan sebelum dikeroyok Massa.
Peristiwa berawal ketika pelaku akan mencuri dengan mendorong sebuah colt L 300 pick-up pukul 04.00 Rabu (01/10/2014) dinihari di kampung Ciodeng desa Wanajaya Kecamatan Cisolok kabupaten Sukabumi.
“Aksi pelaku diketahui warga setempat dan berusaha kabur menggunakan roda dua” kata Handian, Kepala Desa Cikelat kecamatan Cisolok.

Pelaku, kata handian, kabur ke arah Cisolok dan warga segera menelpon Dedi pemilik mobil agar menghadang pelaku yang telah kabur “tepat didepan rumah Dedi, dikampung Cimuntir Desa Cikelat warga berusaha menghadang pelaku yang mengenderai motor melintangkan bambu dijalan raya, warga berhasil menangkap kedua pelaku dan motor yang digunakan” ujarnya.

Pelaku diamankan dirumah Dedi sementara warga membakar motor dan membuangnya ke tibing.

Khawatir diamuk masa yang semakin banyak berdatangan Dedi pun mengamankan pelaku dirumahnya, “Hampir 8 jam pelaku berada didalam rumah Dedi dan kami berusaha menghubungi Polisi untuk minta bantuan” jelas Handian.

Sebelum pelaku dievakuasi ke mobil Dalmas Polres Sukabumi terjadi aksi dorong antara masa yang akan menghakimi pelaku dengan aparat yang dipimpin langsung Kapolres sukabumi AKBP A. Edi Suheri didampingi Dandim 0622/Sukabumi Letkol Inf. Ari Sudarsono.

Kemudian pelaku dibawa ke mako Polres Sukabumi diiringi cacian warga yang masih geram pada pelaku.

Wakil Bupati Sukabumi Ahmad Jajuli menyempatkan hadir untuk mengetahui kejadian ini.

Laporan : Iyang Sudiharto

Kapolsek Jampang Tengah Sukabumi Meninggal Saat Kawal Demo


PALABUHANRATU ONLINE – Kapolsek Jampang Tengah AKP Dadang Surachman dikabarkan meningal dunia saat tengah mengawal demo massa dari Ormas Fraksi Rakyat dan sejumlah organisasi kemahasiswaan, sekitar pukul 10.15 WIB, Rabu (24/9/2014). Diduga Dadang terkena serangan jantung.

Informasi yang dihimpun, Dadang baru menjabat sebagai Kapolsek Jampang Tengah selama tiga bulan.

“Almarhum meninggal dunia saat melakukan pengawalan sejumlah massa yang akan melakukan aksi demo di kantor BPN Kabupaten Sukabumi, saat dalam perjalanan dari Jampang Tengah menuju lokasi aksi di Kota Sukabumi,” ungkap salah seorang anggota Polres Sukabumi AKP Suhardiman.

Sejumlah massa melakukan aksi terkait isu pertanahan dan pertanian. Aksi melibatkan 200 orang dari berbagai Organisasi Massa dan kemahasiswaan.

“Kita akan meminta BPN untuk melakukan pembaharuan agraria yang memberikan manfaat bagi masyarakat banyak agar negara kita menjafi produsen pangan yang berdaulat,” ungkap Rozak Daud koordinator aksi dari organisasi Fraksi Rakyat.

PEMBANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA SUDAH MENEMUKAN TITIK TERANG


PALABUHANRATU ONLINE – Setelah hampir tiga tahun rencana pembangunan pelabuhan perikanan terkatung-katung, kini sudah menemukan titik terang, pembangunan yang terkendala akibat pembebasan lahan milik pertamina itu tinggal realisasi pembebasan.

Dikatakan oleh Rustandi selaku kepala PPNP (Pelabuhan Perikanan Nasional Palabuhanratu) bahwa tanah yang sekarang didiami oleh warga tersebut sudah clear diketuk palu yang sifatnya ingkrah dan pertamina siap mengganti rugi untuk pembebasan lahan tersebut .

DILAHAN 13 HEKTAR INILAH PEMBANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA YANG AKAN SEGERA DIBEBASKAN

DILAHAN 13 HEKTAR INILAH PEMBANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA YANG AKAN SEGERA DIBEBASKAN (Photo : A.AHDA)

“Kalau secara kepemilikan sudah clear melalui keputusan MA bahwa lahan 13 hektar tersebut mutlak milik pertamina, dan kita akan berurusan oleh pertamina melalui P2T (Panitia penyedia tanah yang dlakukan oleh pihak pemerintah Kabupaten melalui Sekda dan BPN,”

“Untuk pekerjaan pelabuhan perikanan kita sudah ada agrimen dengan pihak francis karena proyek ini merupakan G to G pemerintah dan pemerintah,” ujar Rustandi dikantornya hari ini Kamis, 25/09/2014.

“Untuk pembangunannya sendiri dijadwalkan 2015 ini akan segera direalisasikan, bahwa pembangunan pelabuhan perikanan samudera ini merupakan pilot project dari lima pelabuhan yang ada di Indonesia,” terang Rustandi.

Lahan peruntukan pembangunan tersebut didiami oleh 181 KK yang masih dalam proses pembebasan.

DIFITNAH OKNUM WARTAWAN, SEORANG PENGUSAHA SUKABUMI LAPOR POLISI


PALABUHANRATU ONLINE -Merasa difitnah dan nama baiknya dicemarkan, Usman Effendi, seorang pengusaha di sukabumi melaporkan DK oknum wartawan yang dilansir tabloid WartaOne sebuah tabloid dua mingguan.

“Ini pencemaran nama baik, lebih ke fitnah, dia (terlapor) tidak mengindahkan kode etik jurnalistik” kata Usman kepada wartawan seusai membuat laporan di kantor Polsek Cibadak Kabupaten Sukabumi hari ini Rabu, 23/09/2014

Usman merasa, sebelumnya tidak bernah diwawancara atau dikonfirmasi terkait masalah tersebut. “Tiba-tiba dia membuat tulisan ditabloid itu yang isinya memojokkan saya, pak Bupati, pak Camat dan Kepala Desa Tenjojaya terkait dengan koperasi Tenjojaya, penambangan dan proses pertanahan” tandasnya.

Selama proses pengurusan koperasi, pertambangan dan pertanahan itu, dia mengaku sudah sesuai dengan aturan dan sesuai prosedur yang sebenarnya. “Tidak mungkin yang mengeluarkan (ijin) itu tanpa dasar aturan” kata pengusaha asal Cicantayan kabupaten Sukabumi itu.

Ketika ditanya apa ada kaitan dengan ditangkapnya KPK gadungan beberapa waktu lalu, usman enggan menjelaskan secara rinci. “Kita lihat hasil pengembangan penyidikannya nanti, karena KPK gadungan itu juga pegang tabloid ini” urainya.

Beberapa waktu, beredar tabliod “WartaOne” yang isinya mengungkap proses pembentukan koperasi dan proses pengurusan pertanahan juga pertambangan. Kemudian didatangi KPK gadungan, Usmanpun melaporkan KPK gadungan yang berniat memerasnya.
Laporan : Iyang Sudiharto

image

KPK GADUNGAN BERHASIL DIBEKUK OLEH POLSEK CIBADAK


Barang bukti yang diamankan oleh Polsek Cibadak

Barang bukti yang diamankan oleh Polsek Cibadak

PALABUHANRATU ONLINE CIBADAK   -Jajaran Polsek Cibadak Kabupaten Sukabumi mengamankan 3 orang yang mengaku-ngaku sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta.

Menurut salah satu sumber di Polsek Cibadak menyebutkan, hingga saat ini penyidik reskrim Polsek cibadak masih memeriksa secara intensif ketiga KPK abal-abal itu.

“Ya, masih dilakukan pemeriksaanCIBADAK
Sumber itu juga menyebutkan, dalam pemeriksaan ditemukan barang bukti berupa dua lembar surat tugas, kartu identitas yang berlogokan KPK, dua kalung lencana kehormatan KPK, rompi kpk dan satu unit mobil avanza velos yang bernomor polisikan B 1789 KPK.

Peristiwa ini terungkap saat Usman Effendi, warga desa Cimahi kecamatan Cicantayan kabupaten Sukabumi, pada Jum’at siang didatangi 4 orang yang yang mengaku penyidik KPK dan langsung mengintimidasinya bahwa Usman punya hutang ke koperasi Bina Jaya senilai 2,3 milyar,  lalu yang 2 orang tersebut memberikan kartu nama identitas dirinya bahwa dia dari KPK.

Merasa tidak yakin, Usman lalu mengirim bukti-bukti – bukti identitas KPK yang dipegangnya melalui email ke kantor KPK pusat. Usman Kemudian mendapat keterangan melalui telepon dari KPK pusat bahwa, KPK tidak pernah memberikan kartu nama dan stempel berwarna merah.

Usman merasa yakin orang-orang tersebut adalah KPK gadungan kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Cibadak.

Pihak Polsek Cibadakpunberhasil meringkus 3 KPK gadungan satu diantaranya melarikan diri dan masih dalam pengejaran .

PIPIN, SATU TAHUN HIDUP DIKANDANG KAMBING


PALABUHANRATU ONLINE KALAPANUNGGAL – Pipin (58) Warga Kp. Cipurut RT. 23/07 Ds. Gunung endut Kec. Kalapanunggal Kab. Sukabumi Jawa Barat sudah satu tahun tinggal di kandang kambing.

Menurut Pipin dirinya terpaksa tinggal di kandang kambing karena dirinya tidak ingin hidup dengan saudaranya, Ia tinggal bersama 4 Kambing milik saudara nya itu.

Pipin yang ke sehariannya buruh pencari rumput untuk kambing yang tinggal

Pipin (58) Warga Kp. Cipurut RT. 23/07 Ds. Gunung endut Kec. Kalapanunggal Kab. Sukabumi Jawa Barat sudah satu tahun tinggal di kandang kambing.

Pipin (58) Warga Kp. Cipurut RT. 23/07 Ds. Gunung endut Kec. Kalapanunggal Kab. Sukabumi Jawa Barat sudah satu tahun tinggal di kandang kambing.(Photo : Anry Wijaya)

bersamanya , kambing tersebut milik tetangganya untuk di pelihara oleh keluarga Pipin.

“Saya sudah satu tahun hidup bersama 4 kambing milik saudara, terpaksa tinggal dikandang karena usaha ternak kambing merupakan satu-satunya yang bisa saya lakukan,” ujar janda yang sudah 25 tahun bercerai ini.

Sementara itu , Kepala Desa Gunung Endut Dede Mistar Setiawan pihaknya tidak mengetahui bahwa ada warganya yang hidup di kandang kambing, terlebih sudah satu tahun mendiami kandang kambing.

Laporan : Anry Wijaya