Pembagian Kondom Gratis Harusnya di Tempat Prostitusi


PALABUHANRATU ONLINE – Kementrian Kesehatan (Kemenkes) disesalkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Komisi VIII, Inggrid Kansil. Pihaknya mendukung bila Pekan Kondom Nasional pada 1-7 Desember 2013 itu, kondom dibagi-bagikan secara gratis ke sejumlah tempat prostitusi dan lokalisasi.

Hal tersebut diungkapkan Inggrid Kansil di sela-sela seminar sehari di Aula King, Jln. RA Hakim, Kecamatan Warudoyong.

Kegiatan yang dihadiri ratusan pelajar, mahasiswa dan masyarakat Kota Sukabumi itu, Inggrid menyoroti pembagian kondom gratis kepada masyarakat, pelajar dan mahasiswa.

“Bukan sebaliknya, malah dibagi-bagikan di areal kampus di sejumlah perguruan tinggi (PT),” katanya

Sebenarnya, kata Inggrid, penanggulangan AIDs melalui sosialisasi pemakaian kondom harus dilakukan. Tetapi langkah pembagiaan kondom kepada masyarakat termasuk pelajar dan mahasiswa dinilai tidak tepat.

“Kami memperoleh informasi program telah ditarik oleh Kemenkes. Bahkan membantah program pembagian kondom ke kampus berasal dari Kemenkes. Pembagian kondom gratis dilakukan oleh salah satu produsen kondom,” katanya.

Inggrid mendukung berbagai upaya penanggulangan penyakit AIDS akibat seks bebas di luar pernikakan di Kota dan Kabupaten Sukabumi dilakukan dengan pendekatan moral dan agama. Para pelajar dan mahasiswa diberi pemahaman dampak perilaku seks bebas luar pernikahan melalui pendidikan.

“Mereka diberi pemahaman dalam bentuk sosialisasi tentang berbahayanya, seks sebelum menikah, seks bebas atau bergonta-ganti pasangan, pornografi seksual, pelacuran, narkoba dan menjauhi perilaku Lesbi Gay Biseksual Transgender (LGBT). Karena perilaku tersebut, berisiko bahaya penularan virus HIV dan AIDS,” katanya.

 

Komentar ditutup.