Korban Salah Tangkap Akan Tuntut Oknum Security PT. Sinoma


PALABUHANRATU ONLINE – Asep Rusdiansyah (25) Warga Kp Cikadu Rt.08 Rw.02  Desa Cikadu Kecamatan Palabuhanratu korban salah tangkap oleh oknum security PT. Sinoma berinisial (IR)dan  (IN), Ia  akan menuntut kejadian yang telah menuduhnya mencuri  mesin las dan mesin Bor milik PT. Sinoma tempat ia bekerja.

Asep ditangkap oleh security pada 6 Oktober 2013 tanpa ada surat penangkapan dan barang bukti apalagi saksi-saksi, ia langsung  diborgol oleh oknum polsek Bayah berinisial (AT) serta diperlakukan dengan kasar ,  sesampainya di kantor Mapolsek Bayah tersangka yang sebenarnya sudah tertangkap Asep pun dibebaskan dan dipulangkan kembali ketempat ia bekerja dengan tangan masih terborgol.

Kekecewaan Asep ia tidak dapat menghubungi orang tuanya karena telpon genggamnya dirampas oleh oknum yang  menangkapnya. Dan Pihak Polsek Bayah  hanya meminta maaf saja kepada Asep.

“Kami tidak terima anak kami diperlakukan seperti itu, kami akan menuntut keadilan,” ujar Ece Mulyana Ayah korban.

“Saya sudah mendatangi pihak perusahaan tempat anak saya bekerja, namun pihak perusahaan  saling lempar tanggung jawab,  katanya ke PT.Sinoma katanya lagi ke PT. Gama seakan –akan mereka tidak mau bertanggung jawab atas kejadian ini,” jelas Ece Geram

Dengan kejadian ini  Asep sangat merasa dirinya sudah dipermalukan dan dituduh sebagai pencuri apalagi kejadian salah tangkap itu saat ia sedang bekerja dan disaksikan oleh khalayak ramai.

PT. Sinoma adalah perusahaan semen merah putih yang beroperasi di desa Dermasari Kecamatan Bayah Kab. Lebak Banten, yang juga banyak mempekerjakan tenaga asing  Illegal.

Dengan kejadian ini pihak keluarga korban akan melaporkannya ke Polda Banten.pt1 pt2

Komentar ditutup.