Kecelakaan Laut Meningkat, FKSD Perketat Pengamanan


Koordinator Forum Koordinasi Search And Rescue Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri,

Koordinator Forum Koordinasi Search And Rescue Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri,

– Forum Koordinasi Search And Rescue Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi kini memperketat pengamanan sepanjang pantai selatan Sukabumi. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi korban tenggelam di laut selatan terus bertambah.

Dalam sepekan terakhir, tercatat dua orang warga tewas terseret gelombang laut pantai selatan. Sementara itu, tiga orang wisatawan berhasil lolos dari maut setelah tim FKSD dibantu warga berhasil menyelamatkan jiwanya.

Sedangkan jasad Heri Hermawan alias Ujang (24) warga Jalan Salabintana Kampung Cisarua Desa Warnasari Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/5/2014) berhasil ditemukan tim pencarian. Korbah hanyut sehari sebelumnya dengan kondisi mengenaskan. Jasad korban ditemukan sekitar 250 meter dari tempat kejadian musibah. Tepatnya di Pantai Karang Sari, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu.

Kecelakaan laut sebelumnya menimpa empat pelajar SMA Taruna Bangsa Bogor hanyut terseret gelombang laut. Mereka terseret arus gelombang saat berenang di Pantai Kadaka Desa/Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

Dalam Kecelakaan laut kali ini, seorang pelajar tewas dan tiga pelajar lainnya berhasil diselamatkan penjaga pantai Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Palabuhanratu.

Saleh (19) warga Parakanmulya Ciomas Kabupaten Bogor tewas setelah beberapa hari tenggelam. Sedangkan tiga rekannya berhasil selamat. Jasad korban ditemukan di Pantai Katapang Condong Palabuhanratu dalam kondisi sudah tidak bernyawa..

“Seiring jumlah tenggelam terus bertambah kami memperketat pengamanan. Apalagi menjelang liburan puasa, jumlah wisatawan diperkirakan akan meningkat tajam. Biasanya momen papajar jumlah wisatawan akan bertambah secara siginifikan,” kata Koordinator Forum Koordinasi Search And Rescue Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri, Sabtu (31/5/2014).

Sementara itu, kata Okih mengungkapkan temuan jasad Heri Hermawan setelah mendapat laporan warga. Mereka menemukan jasad korban di tengah laut. Setelah memperoleh laporan Tim SAR diberangkatkan ke tengah laut dengan menumpang perahu karet.

“Kami menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Korban dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu untuk visum,” katanya.

(PR ONLINE Ahmad Rayadie/A-88)***

 

 

Komentar ditutup.