BPJS KABUPATEN SUKABUMI BELUM BEKERJASAMA DENGAN RUMAH SAKIT SWASTA


PALABUHANRATU ONLINE – Membludaknya masyarakat untuk mengurus jaminan kesehatan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kabupaten yang berada di jalan Jajaway Palabuhanratu perhari nya bisa  mencapai 150 peserta. “Sayangnya mereka yang mendaftar ke BPJS setelah di off name di rumah sakit, tapi kami tetap menerima bagi mereka yang ingin menjadi peserta BPJS dan tidak ada istilah menolak,” ujar Dedi Irawan kepala BPJS Kabupaten Sukabumi ditemui diruangannya hari ini Kamis, 14/08/2014.

Untuk masyarakat umum dengan kategori   iuran  Rp.25.500,- per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas III.

Iuran  Rp.42.500 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang 
perawatan Kelas II.

Iuran Rp.59.500,- per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas I.

 “Kebetulan untuk Palabuhanratu kami sudah bekerja sama dengan dokter Nadar dan dokter Sugeng, jelas Dedi. Sementara saat ini BPJS Kabupaten Sukabumi belum bekerja sama dengan rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Sukabumi, dulu pernah di rumah sakit Asyifa sempat satu tahun dan menaikkan tarif tetapi kami belum siap,” terang Dedi.

Masyrakat yang mendaftar untuk menjadi peserta BPJS kesehatan

Masyrakat yang mendaftar untuk menjadi peserta BPJS kesehatan ( Photo : A.Ahda)

Setiap peserta BPJS wajib membayar iuran yang sudah ditentukan, apabila para peserta tidak membayar iuran bulanan maka akan dikenakan denda sebesar 2 persen perbulannya, dan terus membayar selama menjadi peserta BPJS. Apabila dalam jangka waktu enam bulan peserta BPJS tidak membayar iuran  maka peserta akan di blacklist dan tidak dapat mendaftar kembali sebagai peserta BPJS, “ jelasa Dedi

Komentar ditutup.