PEMBANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA SUDAH MENEMUKAN TITIK TERANG


PALABUHANRATU ONLINE – Setelah hampir tiga tahun rencana pembangunan pelabuhan perikanan terkatung-katung, kini sudah menemukan titik terang, pembangunan yang terkendala akibat pembebasan lahan milik pertamina itu tinggal realisasi pembebasan.

Dikatakan oleh Rustandi selaku kepala PPNP (Pelabuhan Perikanan Nasional Palabuhanratu) bahwa tanah yang sekarang didiami oleh warga tersebut sudah clear diketuk palu yang sifatnya ingkrah dan pertamina siap mengganti rugi untuk pembebasan lahan tersebut .

DILAHAN 13 HEKTAR INILAH PEMBANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA YANG AKAN SEGERA DIBEBASKAN

DILAHAN 13 HEKTAR INILAH PEMBANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA YANG AKAN SEGERA DIBEBASKAN (Photo : A.AHDA)

“Kalau secara kepemilikan sudah clear melalui keputusan MA bahwa lahan 13 hektar tersebut mutlak milik pertamina, dan kita akan berurusan oleh pertamina melalui P2T (Panitia penyedia tanah yang dlakukan oleh pihak pemerintah Kabupaten melalui Sekda dan BPN,”

“Untuk pekerjaan pelabuhan perikanan kita sudah ada agrimen dengan pihak francis karena proyek ini merupakan G to G pemerintah dan pemerintah,” ujar Rustandi dikantornya hari ini Kamis, 25/09/2014.

“Untuk pembangunannya sendiri dijadwalkan 2015 ini akan segera direalisasikan, bahwa pembangunan pelabuhan perikanan samudera ini merupakan pilot project dari lima pelabuhan yang ada di Indonesia,” terang Rustandi.

Lahan peruntukan pembangunan tersebut didiami oleh 181 KK yang masih dalam proses pembebasan.

Komentar ditutup.