DAMPAK KEMARAU, PRODUKSI BUAH PEPAYA MENURUN


PALABUHANRATU ONLINE -Akibat kemarau yang berkepanjangan juga berdampak pada produksi buat pepeya yang ditanam di perkebunan Parakansalak kabupaten Sukabumi.

Administratur PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII Parakansalah Yogi Subakiyana mengatakan, akibat kemarau saat ini mengakibatkan penurunan jumlah produksi dan kwalitas buah. “Saat kekurangan air, warna daging pepaya cenderung berwarna pucat karena unsur hara dalam tanah kurang bisa diserap oleh tanaman” katanya kepada wartawan di area perkebunan pepaya Parakansalak kabupaten Sukabumi (15/10/2014).

Dijelaskannya, dalam 2 bulan terakhir, penurunan produksi buah mencapai 20% dari produksi. “Agustus dan September turun hingga 20% dari 40 ton per bulan di kebun seluar 8 ha” ujarnya.

Sementara untuk target tahun ini, Yogi memastikan akan memenuhi target produksi yakni 600 ton per tahun. “Target tahun ini akan tercapai karena pada bulan ini saja jumlah produksi sudah mencapai 450 ton.

Ditanya antisipasi kemarau mendatang, Yogi sudah mempersiapkan dengan perluasan irigasi, di tiap bidang atau blok kebun yang didukung sumber air mencukupi dari situ sukarame.

Komentar ditutup.