OKNUM KADES EDARKAN UANG PALSU


PALABUHANRATU ONLINE -Satreskrim Polres Sukabumi menangkap Usup bin Madni (49) kepala desa Sekarsari kecamatan Kalibunder kabupaten Sukabumi yang mengedarkan uang palsu.

Kepala Satreskrim Polres Sukabumi AKP Galih Wisnu

image

Pradipta mengatakan, kasus ini terbongkar saat tersangka Usup kekurangan biaya untuk bangun rumahnya. “Tersangka menghubungi rekannya bernama H. Hendi yang akan membantu dengan memberikan uang 50 juta yang diduga palsu ditukar senilai 5 juta Rupiah” jelas Kasat kepada wartawan di ruang Satreskrim Polres Sukabumi di Palabuhanratu, Rabu, (22/10/2014).

Selanjutnya, ujar Kasat, H. Hendi menyerahkan Rp. 13 juta pecahan 100 ribu dan 60 lembar pecahan 50 ribu, sedangkan sisanya akan diserahkan menyusul kepada tersangka. Uang yang diterima tersangka, dibelanjakan membeli bahan matrial dan untuk bayar upah pekerja dirumah tersangka. “Uang yang digunakan tersangka sebesar Rp. 11.700 ribu dan sisanya Rp. 1.300 ribu” urainya.

Kasus ini terungkap ketika tersangka belanja ke tempat lain, namun ada warga yang curiga dan melaporkan ke Polisi. Tersangka dijerat Pasal 34 ayat 2 UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman 10-15 tahun kurungan.

Komentar ditutup.