KUOTA HAJI DIMANIPULASI, GOIB BEREAKSI


PALABUHANRATU ONLINE –

image

Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Ormas Islam Bersatu (GOIB) melakukan aksi didepan kantor Kementrian Agama (Kemenag) kabupaten Sukabumi di Jalan Pelabuan II Lembursitu Kota Sukabumi. Kamis (30/10/2014).

Massa yang datang hendak masuk halaman Kantor Kemenag, namun dihadang aparat dari Polres Sukabumi kota sehingga ruas jalan Lembursitu lalu lintasnya macet. Setelah massa diperbolehkan masuk ke halaman kantor kemenag, lalu lintas kembali lancar dan aksipun dilanjutkan dengan berorasi.

Dalam aksinya, Goib meminta kejelasan dari kementrian tetang jumlah kuota haji pada musim haji tahun 2014 yang disinyalir terjadi jual beli. “Kami minta pihak Kandepag transparan mengenai jumlah kuota haji untuk kabupaten Sukabumi, karena sekitar 103 jemaah mengaku berangkat dari sini, padahal mereka berasal dari luar provinsi” Jelas Ketua Umum Goib, KH Asep Sirojul Mahmud saat memberikan keterangan kepada wartawan dihalaman Kandepag Lembursitu Kota Sukabumi, Kamis (30/10/2014).

Asep juga meminta aparat penegak hukum untuk segera menyidik persoalan tersebut karena sangat merugikan dan menghianati warga Sukabumi. “Jelas, warga Sukabumi sangat dirugikan, siapa saja bisa berangkat asal dengan membayar ongkos naik haji (ONH) dua kali lipat, ini penghianatan” katanya berapi-api.

Kasus ini terungkap saat dirinya ikut rombongan jemaaah haji tahun ini, saat di Tanah Suci beberapa jemaah mengaku berangkat dari kelompok terbang (kloter) Sukabumi, setelah ditelusuri , ternyata mereka berasal dari Sulawesi yang berangkat menggunakan kloter Sukabumi.

Sebanyak 20 perwakilan Goib diterima diaula kemenag untuk mendengarkan penjelasan, namun hingga bubar dari aula, perwakilan Goib merasa tidak puas dengan penjelasan pihak Kemenag dan akan tetap mempertanyakan juga memproses masalah ini melalui jalur hukum.

Komentar ditutup.