Daily Archives: 30 November 2014

RENI ROHMAN PENDERITA TUMOR OTAK KONDISINYA KIAN MEMPRIHATINKAN


Kondisi Reni yang semakin hari semakin memperihatinkan (Photo : Palabuhanratu Online)

Kondisi Reni yang semakin hari semakin memperihatinkan (Photo : Palabuhanratu Online)

– Reni Rohman 32 Tahun, Warga Kampung Tugu RT.01.RW.01 Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, hampir 20 Tahun lebih di dera rasa sakit yang tak kunjung hilang, sampai-sampai hampir 10 menit sekali dalam setiap hari dirinya harus mengalami pingsan. Beritanya di http://www.palabuhanratuonline.wordpress.com ini terjadi karena penyakit Tumor Otak, Polip, serta Amandel, sering terasa sakit dalam waktu yang bergantian, bahkan terkadang rasa sakit itu datang dalam waktu yang bersamaan dengan 3 jenis penyakit yang diderita Reni yang hampir secara keseluruhan dalam kondisi yang sama-sama parah,

Bola mata sebelah kanan, dan tulang hidung sebelah kanan, menonjol keluar, sehingga untuk bernapaspun, dengan terpaksa harus melalui mulut dengan rongga tenggorokan yang sempit karena terhalang oleh penyakit Amandel yang di deritanya

.Ketika diberitakan 2,5 Tahun yang lalu, kondisi Reni, sempat mendapatkan perhatian  dan bantuan dari beberapa Pihak, dari mulai Persatuan Istri Bule (Persib) Palabuhanratu, Pembaca Koran Pikiran Rakyat, hingga bantuan yang datangnya dari  salah seorang Aggota DPR RI, Dr.Ribka Tjiptaning, tetapi karena kondisi Reni hingga sampai saat  ini belum mendapatkan penanganan Medis yang serius,maka tampak sekali kondisi Reni kini kian hari kian memprihatinkan.

Imas Maskanah 27 Tahun, salah seorang tetangga Reni, yang selama ini memberikan perhatian secara khusus kepada Reni ” Untuk mengurangi rasa sakit yang di deritanya, serta untuk menghindari dari Pingsan yang bertubi-tubi,  dengan terpaksa Reni harus mengkonsumsi Obat penahan rasa sakit Ultrasep, 4 kali dalam 1 hari, tetapi untuk memenuhi kebutuhan hal tersebut, yang kalau di Nominalkan Rp.50 Ribu/hari, tentunya bagi Keluarga Reni merupakan suatu hal yang begitu sulit, karena sejak Usia 6 Tahun Reni hanya hidup dengan tanpa seorang Ayah, dia hidup hingga kini dengan seorang Ibu yang telah lanjut usia yang kondisinya sakit-sakitan, secara otomatis keduanya kini bisa bertahan hidup, hanya dengan mengandalkan belas kasihan orang lain, Semoga ada Dermawan yang terketuk hatinya, dengan ikhlas untuk memberikan bantuan langsung kepada Keluarga Reni.

Reporter : Asep Mulyana

 

Iklan

SUNGAI CITARIK JADI AJANG ARUNG JERAM DUNIA


 PALABUHANRATU ONLINE – Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB Faji) Mayjen TNI (Mar) A. Faridz Washington secara resmi membuka Ujicoba Kejuaraan arung Jeram dunia atau Pre WRC (World Rafting Championship) 2014 di alur sungai Citarik kecamatan Cikidang kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Dalam amanatnya, Ketum PB Faji yang juga Komandan Korps Marinir menyampaikan, setiap tim yang akan bertanding dalam even ujicoba ini merupakan tim yang akan diikut sertakan dalam kejuaraan arung jeram tingkat dunia yang akan digelar tahun depan.

“Tim-tim yang berlaga kali ini sebagai tim yang terbaik dan akan diikut setakan pada even WRC tahun depan” katanya dalam bahasa Inggeris di Cikidang kabupaten Sukabumi (30/11/2014). Mayjen TNI (Mar) A. Faridz Washington berharap, semua peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi spotivitas. Dan bukan hanya mengutamakan prestasi tapi juga nilai kekeluargaan diantara para peserta dan panitia pelaksana.

Sementara itu, menurut Ketua Harian PB Faji Amalia Yunita menuturkan, salah satu syarat dalam kejuaraan dunia arung jeram, diadakan disungai-sungai yang memiliki tantangan jeram sulit atau tingkat 4.

“Sungai Citarik memiliki karakter itu, sudah memenuhi syarat, karena memiliki jeram yang rapat atau padat, sebagai syarat kejuaraan tingkat dunia” ujar Amalia saat ditemui seusai acara pembukaan.

Dijelaskannya, peserta even ini terbuka bagi tim dari mana saja, dan kali ini, lanjutnya, Indonesia melombakan 16 tim dari berbagai provinsi dan Malaysia 1 tim dibantu beberapa negara. “Dari 16 tim dipilih 1 tim terbaik yang akan mengikuti perlombaan WRC tahun 2015 mendatang” paparnya. Ditanya mengenai jenis-jenis yang dilombakan, diterangkan Yunita, meliputi Sprint race dan Head to Head, Slalom race 1 dan 2 serta Down River Rice.

TIM Federasi Arung Jeram Indonesia dan federasi internasional saat menguji coba trek Pre-World Rafting Championship 2014 di Sungai Citarik, Kecamatan Citarik, Kabupaten Sukabumi, Minggu (29/11/2014). Federasi Arung Jeram Indonesia menggelar kejuaraan tersebut selain sebagai syarat penyelenggaraan WRC 2015, juga untuk menyeleksi tim yang layak untuk mewakili Indonesia.*

TIM Federasi Arung Jeram Indonesia dan federasi internasional saat menguji coba trek Pre-World Rafting Championship 2014 di Sungai Citarik, Kecamatan Citarik, Kabupaten Sukabumi, Minggu (29/11/2014). Federasi Arung Jeram Indonesia menggelar kejuaraan tersebut selain sebagai syarat penyelenggaraan WRC 2015, juga untuk menyeleksi tim yang layak untuk mewakili Indonesia. (Photo : PR Online)