KOMUNITAS PECINTA BATU AKIK PALABUHANRATU TERBENTUK


Komunitas Pecinta Batu Akik Palabuhanratu

Komunitas Pecinta Batu Akik Palabuhanratu (Photo : Palabuhanratu Online)

PALABUHANRATU ONLINE – Demam batu mulia sudah merambah kemana-mana tidakketinggalan pula Palabuhanratu sebagai kota pariwisata terjangkit demam batu mulia ini.

Para pecinta, dan penggemar batu akik Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi membentuk satu wadah yang bernama Komunitas Kasundaan Pecinta Batu Akik Palabuhanratu (KKPBAP) di sekretariatnya jalan Jajaway  Batusapi Palabuhanratu pada Jumat,09/01/2015 didaulat sebagai Ketua  Zulfikri,S.Pdi yang juga sebagai kepala sekolah SMK Al-hasanah Palabuhanratu.

Disela-sela acara Fikri menjelaskan,“Keragaman batu akik dan mulia di Kota Palabuhanratu cukup beraneka ragam.

Hal itu terbukti dari terus meningkatnya jumlah penggemar,  kolektor serta pengrajin batu akik dan mulia di Kota Palabuhanratu, Fikri mencontohkan seperti batu teratai yang asli Palabuhanratu merupakan batu langka dan dapat dijadikan sebagai batu asli palabuhanratu.” ujarnya

Disamping itu geliat tersebut juga membawa dampak pada meningkatnya perkembangan serta perniagaan batu akik dan mulia serta pengrajin yang terus menjamur di palabuhanratu.
Hanya saja meski semakin hari semakin menunjukkan perkembangan yang signifikan, tetapi para penggemar,  pengrajin,  kolektor batu akik dan mulia serta pengrajin berjalan sendiri-sendiri.

Dengan dasar itulah komunitas ini terbentuk, terang Fikri.
Padahal lanjut dia, dengan potensi yang cukup besar itu sebenarnya sudah bisa dijadikan dasar atau modal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas serta eksistensi batu akik dan mulia di kota palabuhanratu.

Dimana pada akhirnya hal itu akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan pendapatan atau kesejahteraan para “pemain” batu akik dan mulia serta pengrajin.

“Dilatar belakangi hal itulah maka beberapa waktu lalu sejumlah penggemar dan kolektor batu akik berinisiatif membentuk suatau wadah untuk berhimpun, dan Alhamdulillah sekarangsudahterbentuk,” kata dia.

Komentar ditutup.