Monthly Archives: Maret 2015

TERKENA PEMOTONG GURINDA WAJAH UJANG LUKA PARAH


PALABUHANRATU ONLINE  – Ujang Rusmawan (60) warga KP Badak Putih Rt.04/09 kecamatan Palabuhanratu yang diisukan wajahnya cedera akibat terkena gurinda pemotong akibat memotong batu akik ternyata tidak benar.

Awalnya Ujang hendak membelah papan kayu nangka yang akan dibuatnya sebuah kursi dengan menggunakan gurinda tangan, ketika ujang hendak menjalankan mesin tersebut tiba-tiba lempengan gurinda terpecah menjadi dua dan lempengan gurinda tersebut mengenai wajah sebelah kirinya yang mengakibatkan luka menganga dari bawah mata sampai atas bibir  sedalam 3 cm.

Menurut  saksi mata, korban telah menyelesaikan pekerjaannya membuat sebuah kursi dan akan membuat lagi kursi berikutnya tiba-tiba ujang tersungkur dengan mengeluarkan darah hebat, ujar Yadi ketika ditemui Pratu Online dirumahnya Selasa, 01/04/.2015. dan langsung melarikannya ke RSUD Palabuhanratu namun pihak rsud tidak sanggup menangani luka yang dialami ujang dan dirujuk kerumah sakit Bunut Sukabumi.

wajah ujang rusmawan yang terkena pemotong gurinda ketika ingin membelah papan kayu nangka

wajah ujang rusmawan yang terkena pemotong gurinda ketika ingin membelah papan kayu nangka (Photo : Palabuhanratu Online)

Iklan

BPBD Sukabumi Informasikan 20 Orang Tertimbun, Seorang Sudah Ditemukan


PALABUHANRATU ONLINE – Hujan deras yang turun di wilayah Sukabumi telah menimbulkan longsor di Kampung Cimerak RT 25/7 Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu (28/3/2015) pukul 22.30 WIB. Longsor menimbun 11 rumah dengan 11 KK

longsor di Kampung Cimerak RT 25/7 Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

longsor di Kampung Cimerak RT 25/7 Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

yang terdiri dari 30 jiwa atau anggota keluarga.

Hingga saat ini 1 orang ditemukan tewas Maya (13), dan 9 orang diduga masih tertimbun longsor. Korban yang tertimbun adalah Aisyah (50), Lilis (36), Sopari (56), Dede (40), Aldi (12), Elsa (15), Egi (6), Nyinyin (40), dan Dodo (40). 20 orang selamat dari longsor yaitu 16 warga Cimerak dan 4 orang tamu.

Bencana longsor tersebut terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras turun. Tebing longsor menimbun jalan kemudian meluncur ke permukiman. Akses jalan Sukalarang – Cirengas saat ini masih tertimbun longsor.

Dua korban diantaranya, Nyinyin (40), dan Dodo (40) adalah warga Cianjur, namun belum diketahui alamat tepatnya.

“Saya mendapat laporan dari Kepala BPBD Sukabumi, 2 orang korban di Sukabumi itu warga Cianjur yang sedang bertamu ke rumah saudaranya,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, Minggu (29/3) di Kantor Desa Karyamukti disela-sela evakuasi longsor Cianjur.

Sumber : TRIBUNJABAR.CO.ID