KEPALA SEKOLAH SMP KELAS JAUH PGRI KURANG PERHATIAN KEPADA SEKOLAH YANG DIKELOLANYA   


PALABUHANRATU ONLINE – Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas jauh yang menempati gedung Sekolah Dasar (SD) Cipatuguran Palabuhanratu Kabupaten  Sukabumi cukup memperihatinkan keberadaanya. Selama hampir tujuh tahun sejak 2007 SMP kelas jauh ini berjalan,  ada kesan tidak ada perhatian dari pihak Yayasan PGRI sebagai sekolah induk yang berada di Kp. Badak Putih Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Hal ini yang dirasakan oleh guru-guru yang mengajar di SMP kelas jauh tersebut.

“Sudah hampir tujuh tahun kami mengabdikan diri di SMP kelas jauh ini, kami hanya mendapatkan honor 20 ribu perjam itu juga baru naik beberapa bulan ini, sebelumnya 15 ribu rupiah, dalam sebulan kami hanya  mendapatkan 12 jam, dan uang transport sebesar 7500 rupiah perbulan, ” Hal ini dikatakan para guru kepada media ini.

“Selama bertahun-tahun kami tidak memilik kantor  itupun menumpang dikediaman salah seorang warga yang berada disamping  sekolah, bukan itu saja buku-buku pelajaran diletakkan dilantai karena kami tidak memiliki lemari satupun,” terang salah seorang guru yang enggan disebut namanya  Sabtu, 27/02/2015.

Selain itu pengelolaan dana biaya operasional sekolah (BOS) yang tidak transparan menjadikan SMP kelas jauh ini seperti tidak bertuan.

Dilihat dari kondisinya kelas jauh ini sudah melebihi kapasitas,  dengan 3 rumbel 150 siswa, sehingga satu rumbel diisi 62 siswa bahkan ada yang sambil berdiri tidak mendapatkan tempat duduk.

Awal berdirinya SMP kelas jauh ini dikepalai oleh Asep Hidayat  yang juga kepala sekolah di SDN 3 Palabuhanratu, yang  ahkirnya diteruskan oleh putranya yang bernama Asyunda, disinyalir  Asep  memiliki enam SMP kelas jauh yang  dikelolanya dibeberapa tempat.

Sementara itu, Kepala UPTD pendidikan Palabuhanratu Dedi Rukmana saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sangat berterima kasih atas laporan ini, dan akan memanggil pihak pengelola SMP kelas jauh yang tidak mengelola dengan baik kelas jauhnya tersebut.

“Kita akan tindak lanjuti masalah ini, pengelola kita minta segera menyelesaikan persoalannya dengan para guru,” katanya.

Reporter : Apep Arapat

Rumbel SMP kelas jauh PGRI Palabuhanratu yang melebihi kapasitas sampai 62 siswa

Rumbel SMP kelas jauh PGRI Palabuhanratu yang melebihi kapasitas sampai 62 siswa sehingga berdesak-desakan (Photo: Palabuhanratu Online)

Komentar ditutup.