MOMENTUM BARU DIHARI NELAYAN PALABUHANRATU


PALABUHANRATU ONLINE – Puncak peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke 55 ini jadi momentum baru bagi kemandirian pembiayaan pada nelayan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU (memorandum of understanding) Diretur Jenderal Perikanan Tangkap Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) disaksikan Bupati Sukabumi dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Sabtu (06/04/2015).

“Mou ini memiliki fungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap kegiatan jasa keuangan disektor perbankanb, perburuan dan kehutanan, peternakan, kelautan dan perikanan” kata Dirjen Perikanan Tangkap Gellwynn jusuf, Sabtu (06/04/2015) di Palabuhanratu.

Sektor ini menunjukan peningkatan setiap tahun, Dirjen mencontohkan, tahun 2014 kredit perbankan mencapai Rp 212 triliun (5,8 dari total kredit) pertumbuhannya hingga 19.5%. Tahun ini diperkirakan tumbuh Rp 43 triliun atau 20,3%.
“Peran lembaga keuangan ini diharapkan dapat menciptakan kemadirian pembiayaan nelayan sehingga lepas dari pinjaman bunga tinggi” harapnya.

Sementara itu, Direktur Penjaminan Non Bank di Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) juga sebagai Sekjen Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo), Nanang Waskito menjelaskan, pembiayaan untuk sektor maritim sangat minim, sehingga pihaknya mencoba untuk ekspansi ke sektor maritim.
“Industri maritim memiliki potensi untuk dijadikan proyek percontohan yang sinergi antara IKNB dengan industri maritim” jelas Nanang

image

yang ditemui secara terpisah.
Reporter : Iyang Sudiharto

Komentar ditutup.