BANGUNAN SELAMET  TOSERBA DIDUGA MENYALAHI ATURAN


PALABAUHANRATU ONLINE – Bangunan megah empat lantai Selamat Toserba yang terletak di jalan Pelita  Rawakalong Palabuhanratu menyalahi aturan . Pasalnya, dalam proses target pengerjaanya diduga belum mengantongi izin. Kendati, lantai ke-4 tersebut diakui perusahaan akan dipergunakan untuk sarana Usaha Kecil Menengah (UKM) masyarakat sekitar.

Bangunan yang akan diperuntukan sebagai pusat pembelanjaan dan jasa itu masih dalam proses pengerjaan. Sudah berdiri megah emapat lantai dan hanya menunggu proses akhir. Namun, hal tersebut diduga bertolak belakang dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 06 tahun 2010 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan peraturan lainnya yang mengatur secara teknis pembangunan ruko.

“Dalam perda tentang IMB jelas sudah tertera ketentuan dalan proses menempuh izin, dan dalam peraturan yang dikeluarkan dinas tarkimsih maksimal pembangunan di Kabupaten Sukabumi hanya tiga lantai. Meskipun, sudah melakukan izin tiga lantai. Akantetapi,  empat lantainya ini yang dipertanyakan,” ujar Kasat Pol PP Kabupaten Sukabumi, Dadang Eka, Kamis  09/04/2015.

Dijelaskan Dadang, Perda IMB sudah jelas bangunan maksimal tiga lantai, dengan alasan di Kabupaten Sukabumi kontur tanah labil dan rawan roboh, serta merusak tata ruang kabupaten. Sehingga tidak boleh dilakukan pembangunan lebih dari yang ditentukan.

“Pembuatan Perda ini kan jelas hasil meusyawarah seluruh OPD, tentu telah ada pertimbangan yang jelas,” terangnya.

Diakui Dadang, hingga kini pihaknya sebagai penegak perda belum mengadakan aksi. Lantaran, masih menunggu perintah Bupati.

“Kami hanya menjalankan tugas, ketika Bupati sudah menurunkan SK, baru kami bertindak,” akunya.

Ditempat terpisah, menurut humas Selamat Toserba, Ferli Rizal mengaku, pihaknya telah melakukan proses izin, dan pembangunan lantai keempat itu sudah mendapatkan restu dari Bupati. Sebab, rencannya akan dipergunakan untuk sarana Usaha Kecil Menengah (UKM) masyarakat sekitar. Sehingga, dampak positif ini sangat direspon kalangan masyarakat sekitar khususnya.

“Bupati sudah melongok pembangunan ini. Dikarenakan akan berdampak positif, bahkan Ia pun merespon positiv juga,” ungkapnya, saat dihububungi via telepon.

Bahkan menurut Ferli, dengan memebrikan ruang bebas bagi masyarakat khususnya warga Palabuhanratu. Jelas akan meningkatkan dan membantu nilai kebutuhan mereka. Sehingga, jika proses pembangunan ini dipermasalahkan, akan berdampak juga terhadap pelaku UKM masyarakat.

“Bangunan ini kan nantinya akan dikhususlan bagi masyarakat sekitar, bahkan jumlahnya pun lebih dari 50 pedagang nantinya. Jelas, bagi pelaku UKM dan masyarakat akan merasa terganggu jika pembangunan ini masih dipermasalhakan,” tandasnya.

Reporter : Asep Mulyana

Bangunan empat lantai milik selamat toserba meyalahi aturan

Bangunan empat lantai milik selamat toserba meyalahi aturan

Komentar ditutup.