TUTUP AKSES INFORMASI, KEJARI CIBADAK DIDEMO AWAK MEDIA


Sejumlah awak media terdiri dari media cetak dan elektronik yang bertugas diwilayah Sukabumi, melakukan aksi demo dihalaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Sejumlah awak media terdiri dari media cetak dan elektronik yang bertugas diwilayah Sukabumi, melakukan aksi demo dihalaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak kabupaten Sukabumi Jawa Barat.(Photo : Palabuhanratu Online)

PALABUHANRATU ONLINE –  Sejumlah awak media terdiri dari media cetak dan elektronik yang bertugas diwilayah Sukabumi, melakukan aksi demo dihalaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Dalam aksinya para awak media memasang foster yang bertuliskan kecaman terhadap tindakan dan aturan yang dilakukan pejabat Adiyaksa di Cibadak itu yang terkesan menutup diri terhadap akses informasi.
“Kami dilarang mengadakan perliputan atas kasus korupsi yang tengah ditangani, kami pun diusir jika meminta penjelasan terkait kasus apapun dengan alasan harus melalu “satu pintu”, namun pintu yang dimaksudpun tidak membukanya secara terbuka” ujar Ketua Sukabumi Journalist Forum (SJF) Fitriansyah seuai aksi, di halaman Kejari Cibadak, Selasa 1/04/2015.

Sungguh ironis, urai Fitri, disaat jaman keterbukaan informasi dan peningkatan fungsi pengawasan bagi lembaga penegak hukum, seharusnya lebih terbuka. “Kami sebagai bagian dari fungsi pengawasan bagian dari amanat masyarakat yang harus menyampaikan informasi secara obyektif dan tidak sepotong-potong” katanya dengan nada tinggi.

Selain itu, tambahnya, awak media yang akan meliput, melalui Kepala Seksi intelejen Kejari Cibadak, melarang kendaraan yang dipakai awak media diiparkir dihalaman Kejari.

Dari pantauan dilapangan, hingga usai siang tadi, demo berlangsung aman dan terkendali, aksi ini juga didukung pengamanan ketat dari jajaran polres Sukabumi.

Reporter : Iyang Sudiharto

Komentar ditutup.