STUKPA BENTUK REVOLUSI MENTAL POLRI


PALABUHANRATU ONLINE – Sekolah pembentukan perwira (Stukpa) Sukabumi merupakan salah satu lembaga pendidikan dan latihan yang mencetak para perwira Polri reguler dan sumber sarjana.

Sebagai lembaga dibawah naungan di bawah lembaga pendidikan dan latihan (Lemdiklat) Polri, para siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) dididik untuk memiliki dasar-dasar keperwiraan sebagai fondasi yang tertanam dalam jiwa tiap siswa yang menekankan pada aspek mental integritas dan merubah sikap worker menjadi seorang leader.
“Melalui rangkaian pendidikan ini dituntut menjadi perwira yang mampu memenej emosinalnya” kata Kepala Stukpa Sukabumi Brigjen Pol Tugas Dwi Aprianto saat meninau pelakasanaan Gladi wirotama di tanjakan Perwira Pasirbilik desa Buniwangi Palabuhanratu, Minggu (10/05/2015).

Dijelaskanya, setiap lulusan lembaganya ini juga harus membuat terobosan dengan revolusi mental yang memegang teguh nilai-nilai kebenaran dan kebaikan. “Sejauhmana tingginya intelektual dan menguasai teknik-teknik kepolisian, akan tidak bernilai jika tidak memegang teguh nilai-nilai kebenaran” tandas pati bintang satu ini.

Ditambahkannya, seorang perwira harus cepat dan tepat dalam mengambil keputusan walau dalam kondisi kritis sekalipun. “Ketika dihadapkan pada masalah kritis baik sisi fisik atau tantangan, dia harus mampu kendalikan emosional” paparnya.

Gladi wirotama merupakan rangkaian diklat yang harus diikuti tiap siswa dengan berjalan kaki menempuh jarak sejauh 80 km dari markas Stukpa Sukabumi hingga Palabuhanratu melalui Cisaat, Cibadak dan Cikidang. Pada Stukpa angkatan 44 reguler ini diikuti 800 siswa, 100 siswa Polisi wanita (Polwan) dan 700 siswa Polisi laki-laki (Polki)

Rangkaian diklat yang harus diikuti tiap siswa dengan berjalan kaki menempuh jarak sejauh 80 km dari markas Stukpa Sukabumi hingga Palabuhanratu

Rangkaian diklat yang harus diikuti tiap siswa dengan berjalan kaki menempuh jarak sejauh 80 km dari markas Stukpa Sukabumi hingga Palabuhanratu

Jampang Tengah-20150510-03700

Komentar ditutup.