BAMBANG : PEMKAB SUKABUMI ANEH, BANGUN SARANA TAPI TAK DIFUNGSIKAN


PALABUHANRATU ONLINE  – Dua bangunan milik Pemerintah Kabupaten Sukabumi dianggap mubazir.

seperti bangunan pusat dakwah islam (Pusdai)  yang berada di Cikembang dan

Bangunan perpustakaan yang berada di Gn.Butak Palabuhanratu sudah 2 tahun tidak difungsikan. (Photo : Palabuhanratu Online)

Bangunan perpustakaan yang berada di Gn.Butak Palabuhanratu sudah 2 tahun tidak difungsikan. (Photo : Palabuhanratu Online)

gedung Perpustakaan di Palabuhanratu.

Dianggap mubazir karena kedua gedung tersebut tidak pernah digunakan oleh pihak intansi tersebut. Tak tanggung tanggung anggaran yang dikucurkannya pun fantastis yakni Pusdai Rp 13 miliar dan Perpustakaan Rp 700 juta hingga saat ini bangunan tersebut tak bertuan.

Ketua Jaringan Intelektual Sukabumi Bambang Rudiansyah mengungkapkan “Pemkab Sukabumi terlalu banyak menghamburkan uang untuk bangunan yang tak jelas. Pusdai dengan  anggaran Rp 13 miliar  tersebut diantaranya Rp 2 miliar dari infak warga sukabumi yang saat ini masih mangkrak,”

Menurut Bambang, bangunan perpustakaan yang berlokasi samping taman kota Palabuhanratu sudah dua tahun tidak digunakan. Padahal keberadaan perpustakaan sendiri sangat penting bagi warga,bisa dikatakan pintu informasi atau jendela ilmu bagi warga sukabumi.

Pemkab ini memang aneh, membangunan tapi membiarkannya   tanpa melihat aspek skala prioritas jika melihat kondisi sukabumi masih banyaknya akses jalan warga yang rusak dan rumah warga tak layak,”jelasnya

bahkan lebih dari itu,  jelas Bambang,  sejumlah rumah dinas milik pejabat  Pemkab Sukabumi banyak yang tak digunakan dan terkesan mubazir, dan hanya dijaga oleh  Satpol-PP.
“Kami berharap  Pemkab Sukabumi ini bisa memanfaatkan semaksimal mungkin sarana sarana yang ada, semua bangunan inikan menggunakan uang rakyat. Tegas Bambang.
Sementara itu Kabag Kegamaan Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar enggan memberikan komentar saat dihubungi.

Reporter : Bardal

Komentar ditutup.