JELANG RAMADAN, BEGAL MOTOR MARAK


PALABUHANRATU ONLINE – Aep (50), yang memiliki profesi sebagai tukang ojeg mengalami luka cukup serius dibagian perutnya. Pria paruh baya asal Kampung Bina Karya RT 05 RW 10, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan ini dibegal orang tak dikenal saat membawa  penumpang di Paltiga Desa Kertajaya, selasa (9/6) sekitar pukul 20.30 WIB.

Berdasar informasi yang dihimpun, peristiwa pembegalan berawal ketika korban yang sudah puluhan tahun itu berprofesi sebagai tukang ojeg menarik penumpang tidak dikenal. Dalam perjalanan, tepatnya di Paltiga, korban ditodong dengan sebilah pisau mengancam agar menyerahkan sepeda motornya. Tak rela kendaraannya dirampas begal, korban pun melakukan perlawanan dan duel di tempat keajdian perkara hingga motornya terjatuh.

“Awalnya saya tidak curiga dengan penumpang itu. Tapi dalam perjalanan, penumpang ini malah menodongkan sebilah pisau,” ujar Aep sambil terbaring di RSUD Palabuhanratu.

Menurutnya, penumpang yang dibawanya hendak akan menuju kantor LIPPI di Kertajaya. Dirinya menggagalkan aksi begal itu dengan cara membenturkan kepala pelaku dengan batu. Namun, saat itu juga pelaku berhasil kabur.

“Dengan menahan rasa sakit akibat tusukan diperut, saya memaksakan diri ke Puskesmas terdekat dibantu teman. Karena luka tusuk dalam dan lebar, saya dibawa ke RSUD Palabuhanratu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Simpenan, AKP Enan Supena membenarkan ada begal motor yang beraksi pada malam hari. Untuk mengungkap kasus ini, pihaknya akan mengembangkan dan melakukan pengejaran terhadap pelaku begal.

“Masih kami kembangkan. Kejadian ini pernah terjadi pada 2014 lalu. Tapi modus seperti ini terbilang baru,” ungkapnya.

Guna mencegah maraknya aksi begal pada malam hari di wilayah Simpenan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk, lokasi kejadian pembegalan itu, akibat minimnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU)

“Tak menutup kemungkinan, aksi begal di malam hari ini akibat jalan gelap tidak ada lampu PJU. Kami berupaya melakukan koordinasi dengan pemda untuk segera dipasang penerangan jalan dilokasi kejadian,” tandasnya.

Reporter :

Aep korban begal  yang menderita luka tusukan ketika berada di RSUD Palabuhanratu (Photo : Palabuhanratu Online)

Aep korban begal yang menderita luka tusukan ketika berada di RSUD Palabuhanratu (Photo : Palabuhanratu Online)

Eeng Herman

Komentar ditutup.