KADES CIDADAP DIPAKSA MUNDUR


PALABUHANRATU ONLINE – Hampir lima orang warga Desa Cidadap Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, mendatangi kantor desa setempat. Aksi dilakukan untuk menyampaikan tuntutan pertangungjawaban atas pengelolaan dana desa yang telah digunakan oleh Kepala Desa (Kades) Cidadap dan perangkatnya pada tahun anggaran 2014-2015.

Warga menuding, Kades dan perangkatnya tidak ada keterbukaan kepada masyarakat selama menjabat dalam hal pengelolaan anggaran termasuk aset desa.

“Warga menuntut keterbukaan publik tentang informasi di Desa Cidadap termasuk anggaran desa. Namun, sepanjang mengelola anggaran desa, laporan pertanggungjawaban Kades tak pernah dipublikasikan ke warga,” ujar koordinator aksi Ucid Badrudin, di halaman Kantor Desa Cidadap, Selasa (24/11/2015).

Anggaran desa yang dipertanyakan warga kata dia, yakni iuran desa dari masyarakat sebesar 50 persen atas pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), alokasi dana desa (ADD), bantuan gubernur (ban-gub), serta anggaran pendapatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Termasuk mempertanyakan penyerapan anggaran ADD sebesar Rp500 juta, 30 persen diantaranya dialokasikan untuk fisik, ekonomi, dan kesehatan belum ada kejelasan dari Kades. Warga hanya butuh jawaban dari Kades mengenai penggunaan anggaran tersebut. Bagaimanapun penggunaan anggaran itu harus transparan, efisiensi, dan akuntable,” tandasnya.

Dalam aksi protes tersebut, warga juga mengultimatum Kades Cidadap untuk mundur dari jabatannya jika dalam jangka waktu 3×24 jam tidak memberikan laporan pertanggungjawaban anggaran secara terbuka kepada masyarakat.

“Kami beri waktu 3 hari untuk menyerahkan laporan tersebut. Jika tetap tidak direalisasikan, warga mengancam menuntut mundur Kades,” tegasnya.

Sementara Kades Cidadap M. Amin Hidayat menegaskan, anggaran yang masuk ke kas desa tahun anggaran 2014 dan 2015 sudah dialokasikan ke masing-masing sesuai tugas, pokok, dan fungsi (Tupoksi) perangkat desa.

“Apa yang dituntut oleh warga? Kami transparan dalam pengelolaan anggaran. Semuanya sudah disalurkan ke tugasnya masing-masing. Tanya semua perangkat desa termasuk RT dan RW di lingkungan Desa Cidadap,” jelas Amin menanggapi aksi warga kepada sejumlah media.

Kades Cidadap M. Amin Hidayat

Kades Cidadap M. Amin Hidayat

Padahal ungkap dia, laporan pertanggungjawaban seluruh anggaran yang masuk ke Desa Cidadap dari tahun 2014 dan tahun berjalan 2015 sudah disampaikan ke Inspektorat Kabupaten Sukabumi. Dari hasil audit laporan itu tidak ada masalah sama sekali.

“Saya tidak akan main-main dengan anggaran desa. Transparansi anggaran sudah sesuai alokasinya. Jadi semua tidak ada masalah,” bebernya. (sukabumi dalam berita)

Spanduk turunkan Kades Cidadap masih terpasang dipagar kantor desa. Foto : Erick

Spanduk turunkan Kades Cidadap masih terpasang dipagar kantor desa. Foto : Erick

Komentar ditutup.