TOLAK PELABUHAN REGIONAL JADI TRANDING TOPIC DI FACEBOOK


PALABUHANRATU ONLINE – Pembangunan Pelabuhan Regional Palabuhanratu di Pantai Karang Sari, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi tranding topic media sosial Facebook akhir-akhir ini.

Salah satunya, pengguna media sosial Facebook, menuding pemerintah tidak menjaga kelestarian alam pantai yang sudah menjadi ikon pariwisata Kabupaten Sukabumi yaitu Pantai Karang Sari, Palabuhanratu. Malah kawasan itu disulap menjadi Pelabuhan Pengumpan Regional yang kini dalam tahap pekerjaan.

@Palabuhanratu Online

@Palabuhanratu Online

Padahal kawasan Pantai Karang Sari kerap dikunjungi wisatawan dari mancanegara, domestik, dan lokal. Tak hanya itu, Pantai Karang Sari juga memiliki ombak yang cocok untuk bermain surfing.

Pantauan di laman Facebook, dalam beberapa hari ini bermunculan komentar miring terhadap rencana pemerintah membangun Pelabuhan Regional di Pantai karang Sari.

Tanda pagar (tagar) #SAVE_KARANGSARI, “perjuangan tak akan berhenti walau nyawa menjadi taruhan,” tulis akun Facebook Herman Me’enk.

“Tim arung jeram dapat berprestasi karena ada yang memfasilitasi mereka untuk berlatih dan sarana berlatih tidak diganggu oleh proyek ini itu, alam dijaga dengan baik….. mengapa tidak ada perlakuan yang sama untuk Team Selancar Angin di Pelabuhan Ratu yang sedang menghadapi persiapan PON,” tulis pemilik akun Facebook Bunga Ayu.

Pantai Karang Sari (Karang Pamulang) yang kini tinggal kenangan

Pantai Karang Sari (Karang Pamulang) Palabuhanratu  yang kini tinggal kenangan Akibat Proyek Pelabuhan Regional

“Mari kita kembalikan nama KARANG PAMULANG agar dapat kembali (MULANG) pada masyarakat,” sambung akun Facebook Bunga Ayu lagi.

“Kalau jam bisa berputar ke belakang aku ingin menjadi surfer yg bersemangat….tp sayang aku seorang nenek yg senang …. Mana dari komunitas surfing yg ada jagoannya koq pada DIAM??? Tunjukan keberanian mu….jangan cuma jadi agar agar, save the wave..this is the only one alternative wave in the town. Jangan takut kita anak bangsa…….NKRI harga mati!!!!,” ujar pemilik akun Facebook Nurda Anderson.

Akun Nurda Anderson mendapat banyak komentar dari pengguna Facebook setelah men-tag masalah Pantai Karang Sari yang akan disulap menjadi Pelabuhan Regional Palabuhanratu itu.

“Jangan sampai menyesal di kemudian hari …lebih baik mencegah sebelum terjadi pals,” komentar akun Facebook Made Bazoor, kepada akun Nurda Anderson.

Akun Made Bazoor pun menulis Satukan barisan dan #Lawan demi #Selamatkan Keadilan Sosial Bagi Masyarakat Luas.

“Jangan diam dan mendiamkan tempat rumah tinggal dan tempat bermain alam Kita di eksploitasi pals!!,” tulisnya lagi.

“Buatkan petisi dulu di sosmed dan tag semua surfer se nusantara,” kata akun Made Bazoor.

Akun Facebook Arya Subyakto Sip Al mala & made Made Bazoor, menulis “tapi tetap suara dr penduduk setempat yg paling berpengaruh (karangsari),” komentar Arya di Facebook Nurda Anderson.

“Ini waktunya dimuat di program acara anda atau galang suara utk menentang proyek ini, jangan bersedih dulu,” tulis akun Facebook Arya Subyakto Al Mala.

“Sebetulnya, yg menggunakan pantai ini, kalau surfer, bisa dihitung, mungkin 10 %, yg 90%nya, masyarakat!entah itu nelayan, anak2 bermain, manula atau pesakitan terapi, joging, dll! Tp aku merasa aneh….ko orang palabuan nya….diem aja ya…?ada yg tahu?kenapa? ujar pemilik akun Facebook Armina Agustin.

Tagar #maribergerakkkk #pindahkanpembangunandermagaregionalpalabuhanratu#savekarangsari. Tagar ini milik akun Facebook Deni Danny Rolls.

“Sedih lht karang sari seperti itu,” ucap akun Facebook Nenden Eude Thea. (***)

 

Komentar ditutup.