Monthly Archives: Januari 2016

PASAR SEMI MODEREN PALABUHANRATU DIKELUHKAN SEJUMLAH PEDAGANG


PALABUHANRATU ONLINE – Pasar Semi Moderen Palabuhanratu dikeluhkan sejumlah pedagang mereka mengeluhkan kondisi bangunan pasar yang baru. dengan adanya bangunan baru tersebut, tidak sedikit pedagang yang harus gulung tikar. Hal itu dikarenakan bangunan baru itu tidak sesuai dengan site plan yang digambarkan kepada para pedagang.

Kios Pasar Semi Moderen Palabuhanratu yang kurang diminati oleh para pedagang (Photo : Palabuhanratu Online)

Kios Pasar Semi Moderen Palabuhanratu yang kurang diminati oleh para pedagang (Photo : Palabuhanratu Online)

sebagian besar mengeluh karena kios dan lapak milik para pedagang di pasar yang baru itu sepi. Hanya para pedagang saja yang hilir mudik dalam lingkungan pasar itu. Bahkan sebagian lagi terpaksa berjualan di depan bangunan baru dan membiarkan kiosnya kosong.

Erlan Suherlan (46) mengatakan, akibat site plan yang tak sesuai, sebanyak 60 % pemilik kios di bangunan baru Pasar Semi Moderen Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi gulung tikar.

Hal itu dikarenakan posisi bangunan baru itu tertutup dan akses masuk  yang kecil, sehingga pembeli enggan untuk masuk kedalam.” Karena pasar ini areanya tertutup, sehingga pembeli lebih suka membeli kepada PKL yang berjualan di luar pasar. Bahkan omzet kami menurun drastis,” ujarnya Sabtu,30/01/2016.

Erlan mengatakan, orang yang datang ke kios di dalam pasar kebanyakan sebagai pelanggan tetap. Sedangkan untuk pembeli biasa, lebih banyak belanja di luar pasar.” Ya, paling pelanggan yang datang ke sini, itupun tak seberapa. Sebab selain sepi, di sini sangat panas, ” ucapnya.

Bahkan beberapa pedagang kembali berjualan di luar dengan membuka lapak baru di sekitar parkiran kendaraan. Sebab, menurutnya, kalau hanya bertahan di dalam pasar, bisa semakin banyak pedagang yang bangkrut.” Kami di dalam pasar sampai jam 9, setelah itu, buka lapak di depan pasar untuk menambah omzet, sebab kalau tidak begitu mau dapat untung darimana?,” ungkapnya.

Pedagang lainnya, Ajud (43) menambahkan, saat berjualan di dalam pasar, keuntungan itu hanya sekitar Rp.200.000/ hari, belum ditambah dengan bayar lapak sekitar Rp.50.000/ hari. Tentu saja keuntungan itu sangat kecil jika dibandingkan berjualan di luar pasar.” Kalau di luar saya bisa dapat untung sampai Rp. 500.000/ hari,” terangnya.

Oleh karena itu, untuk meminimalisir kebangkrutan yang dialami sejumlah pedagang di Pasar Palabuhanratu, ia berharap pemerintah bisa membuatkan jalur masuk ke dalam yang besar. Sebab selama ini jalur masuk hanya untuk lewat satu orang saja karena sangat sempit. Selain itu, agar ruangan di dalam pasar tak begitu panas.” Kalau sekarang ini, sudah pengap panas lagi. Jadi kami berharap pemerintah bisa mengakomodir keinginan kami, khususnya memperlebar area masuk ke dalam pasar,” pungkasnya.

Reporter : Iyang.S

Iklan

PUTING BELIUNG RUSAKKAN EMPAT RUMAH, SATU RUMAH TERTIMPA POHON DI PALABUHANRATU


PALABUHANRATU ONLINE – Rumah milik Dasep (50) warga Perum BTN Kp. Cipatuguran RT.01 RW.33 Kelurahan Palabuhanratu Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, tertimpa pohon besar jenis jaran dengan panjang 10 m yang merusak bagian dapur rumah miliknya hari ini Minggu, 31/01/2016/ sekira pukul 17.25 WIB.

Rumah milik Dasep (50) warga Perum BTN Kp. Cipatuguran RT.01 RW.33 yang tertimpa pohon akibat angin puting beliung (Photo : Palabuhanratu Online)

Rumah milik Dasep (50) warga Perum BTN Kp. Cipatuguran RT.01 RW.33 yang tertimpa pohon akibat angin puting beliung (Photo : Palabuhanratu Online)

Dasep yang berada didalam rumah bersama anak dan istrinya tersentak kaget mendengar bunyi yang sangat keras, untung saja pohon yang berukuran besar itu roboh agak menyamping dan hanya merusakan bagian dapur serta rumah kosong yang ada disampingnya.

Tembok yang ambruk akibat angin puting beliung (Photo : Palabuhanratu Online)

Tembok yang ambruk akibat angin puting beliung (Photo : Palabuhanratu Online)

“Terpaksa barang-barang kami ungsikan dulu kerumah tetangga takutnya kalau nanti malam turun hujan,” ujar Dasep kepada Palabuhanratu Online. Kata Dia, genteng dibagian kamar tidurnya juga hancur sebagian. Sampai berita ini diturunkan pohon besar yang roboh tersebut belum bisa dievakuasi.

Sebelumnya Sabtu malam tadi, sekira pukul. 03.00 WIB Angin puting beliung juga merusakan gudang penyimpanan lobster, satu rumah kontrakan dan merubuhkan tembok beton di Kp. Pilar RT.2 RW.032 Palabuhanratu.

Bang Doel yang terkena angin Puting beliung (Photo : Palabuhanratu Online)

Bang Doel yang terkena angin Puting beliung (Photo : Palabuhanratu Online)

Menurut Jidan (58) kontrakan miliknya rusak bagian atapnya,”semua genteng pada copot, ini baru kita perbaiki, kasihan mereka yang mengontrak disini takutnya kalau hujan,” kata Jidan.

Adul pemilik warung Bang Doel terkejut melihat Baliho yang terbuat dari besi miliknya berpindah tempat ditiup angin puting beliung, padahal itu sangat berat, terang Adul. Atap bagian warungnya juga terkena imbas dan berterbangan, yang lebih hebat tiang warung miliknya bergeser dari tempatnya. Adul sempat menyaksikan dam merekam kejadiannya, yang menurutnya angin puting beliung berlangsung hampir 10 detik.

Lain lagi H. Ubad, gudang penyimpanan lobsternya nyaris tidak beratap akibat puting beliung malam tadi, padahal menurut putranya, Toyib (25) gudang tersebut baru tiga bulan direnovasi,”ketika hujan berhenti anginnya sangat kencang kamipun kaget, atap asbes sudah berterbangan, kata dia kerugian yang dialami hampir 15 juta rupiah.

Reporter : Bardal