PENGOLAHAN BAMBU MENJADI BAHAN ALTERNATIF KAYU DI DS. CISOLOK


PALABUHANRATU ONLINE – Pengolahan batang bambu yang akan dijadikan bahan alternative pengganti kayu, kini sudah ada di Kabupaten Sukabumi. Salah satunya CV. Riski Bambu Alam Sebagai industri pendukung dari PT. Indonesia Hijau papan di Jalan Raya Cipanas Ds. Cisolok Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi.

Mesin pembelah bambu (Photo : Palabuhanratu Online)

Mesin pembelah bambu (Photo : Palabuhanratu Online)

Bambu merupakan salah satu bahan material yang akan menjadi pengganti kayu pada masa datang. Karena pada saat ini kayu merupakan bahan yang sulit didapatkan (jumlahnya terbatas) dan juga merupakan salah satu material yang sulit untuk diperbaharui secara cepat. Bandingkan bambu yang pertumbuhannya dalam satu hari mampu setinggi 1m dan bisa dipanen dalam usia 3-5 tahun saja. Sedangkan kayu membutuhkan waktu lebih dari 40 tahun untuk bisa digunakan kayunya sebagai material.

@Palabuhanratu Online

@Palabuhanratu Online

H.Ujang Saefulah salah satu mitra dari PT. Indonesia Hijau Papan sudah dipercaya untuk memasok dan mengolah bambu menjadi potongan potongan kecil dengan ukuran yang sudah ditentukan.

Menurut Ujang, dengan kemitraan ini dirinya dipercaya oleh Indonesia Hijau Papan dengan disalurkannya mesin-mesin pembelah bambu di workshop miliknya, dari worksop inilah belahan bambu berukuran 2,52 cm akan dikirim ke pabrik pengolahan.

@Palabuhanratu Online

@Palabuhanratu Online

“Dengan mesin-mesin ini kami hanya membelah bambu, membuang ruas dan sembilunya, sehingga menjadi ukuran dengan lebar 4 cm,”ujar Ujang kepada Palabuhanratu Online hari ini Minggu,03/01/2016.

Menurut Ujang, ada dua jenis bambu yang tidak dapat digunakan yaitu bambu haur dan  bambu hitam, sementara bahan bambu kami pasok dari Cicemet. Untuk mesin-mesin ini belum beroperasi secara maksimal karena masih menunggu penambahan daya listrik, rencananya bila ini berjalan kami akan menggunakan hampir 40 orang pekerja,”pungkasnya.

Reporter : Apep

 

Komentar ditutup.