ACAK ADUL PASAR PALABUHANRATU, PASAR TUMPAH BIKIN MACET


PALABUHANRATU ONLINE – Sering macetnya jalan di depan dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu, jadi keluhan warga, selain angkot yang sering parkir dan ngetem sembarangan, pedagang kaki lima dadakan yang setiap sore hari memadati sekitar jembatan turut serta membuat carut marut jantung kota Palabuhanratu sebagai ibukota Kabupaten.

Pasar tumpah kaki lima yang mengakibatkan macetnya arus lalu lintas (Photo : Palabuhanratu Online)

Pasar tumpah kaki lima yang mengakibatkan macetnya arus lalu lintas (Photo : Palabuhanratu Online)

“Pasar sudah ada, lapangan parkir luas kenapa berjualan dan parkir dibahu jalan,” umpat Roji (51) pengendara yang lewat.

Saya heran, banyak petugas berseragam Dishub, seakan-akan mereka membiarkan sopir angkot parkir dan ngetem disaat suasana macet,” ujarnya.

Menurutnya, kekecewaan warga bukan untuk mempersoalkan usaha para pedagang dan supir angkot tersebut. “Untuk mencari sesuap nasi kita juga sama sama, tapi harus menghargai hak orang lain juga,” terangnya.

Kapolres Sukabumi AKBP M Ridwan beberapa hari lalu telah menegaskan dan menghimbau pada pedagang tersebut. Menurutnya, halaman pasar masih luas dan pasar telah di fasilitasi segala macamnya. “Jadi saya menghimbau, agar pedagang tersebut untuk berjualan di dalam pasar saja, supaya tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.

Dirinya mengaku tak mempunyai kewenangan, “Itu merupakan kewenangan pihak UPTD pasar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi Dadang Eka mengatakan, pihaknya hanya berkewenangan dalam persoalan penertiban saja, namun hal tersebut pun harus dengan surat perintah. “Itu kan kewenangannya UPTD Pasar, untuk selanjutnya jika kita dibutuhkan kita siap menertibkannya sesuai aturan,” jelasnya.

Sementara itu kepala UPTD Pasar Palabuhanratu Deni Hermawan, ketika dihubungi melalui telepon selular “Kami akan sosialisasikan kepada para pedagang ketika pedagang tidak mengindahkan dan mematuhi kami akan tertibkan, untuk penertibannya kami sudah berkordinasi dengan pihak-pihak terkait. Jelas Deni Hermawan

Reporter : Bardal

 

Komentar ditutup.