LAHAN PERTAMINA DI PALABUHANRATU SUDAH DISITA EKSEKUSI


PALABUHANRATU ONLINE – Lahan milik PT Pertamina yang berlokasi di Kp Camara kelurahan / kecamatan Palabuhanratu kabupaten Sukabumi sudah dilakukan sita eksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Cibadak. Lahan seluas 8,8 hektar tersebut akan dibangun pelabuhan perikanan Samudera.

Lahan milik PT Pertamina yang berlokasi di Kp Camara kelurahan / kecamatan Palabuhanratu kabupaten Sukabumi sudah dilakukan sita eksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Cibadak (Photo : Palabuhanratu Online)

Lahan milik PT Pertamina yang berlokasi di Kp Camara kelurahan / kecamatan Palabuhanratu kabupaten Sukabumi sudah dilakukan sita eksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Cibadak (Photo : Palabuhanratu Online)

“Setelah kita lakukan sita eksekusi lahan pada hari ini, berikutnya dilakukan pengosongan obyek lahan oleh PN Cibadak sebelum memasuki tahap eksekusi” kata Ajis Ramdanis sebagai juru bicara Pertamina, Selasa 23/02/ 2016 seusai menyaksikan Sita Eksekusi lahan di Palabuhanratu.

Ketika ditanya kapan pelaksanaan eksekusi lahan, Ajis menjelaskan, kewenangan dan penentuan waktu ada pada pihak PN cibadak. “Kami dari pertamina tidak tahu jadwal waktunya karena itu pihak pengadilan yang menentukan selaku eksekutor ” paparnya.

Ajis juga menjelaskan, hingga saat ini ada beberapa kepala keluarga  yang belum menerina uang “tali asih” di Rt 01 Rw 32, sekitar setengahnya dari jumlah kepala keluarga Rt 01/32. “Sesuai dengan berita acara yang dibuat pihak Pertamina yang disetujui oleh Ketua Rw dan para ketua Rt setempat, bahwa pembayaran “tali asih” terakhir dilaksanakan hari Selasa, 16 Februari 2016. Setelah itu tidak ada pembayaran lagi” ungkap Ajis.

Dari pantauan dilapangan, proses sita eksekusi diawali melihat batas-batas, disaksikan pihak Kejaksaan Negeri Cibadak, Pertamina, perangkat kecamatan dan kelurahan dan aparat Polsek Palabuhanratu.
Terakhir pembacaan Surat Perintah penyitaan yang langsung dibacakan Asep Soma Hidayat selaku Juru Sita Pengadilan Negeri Cibadak.

Reporter : Iyang.S

Komentar ditutup.