Daily Archives: 10 Maret 2016

PEDAGANG PANTAI CITEPUS MULAI DITERTIBKAN


PALABUHANRATU  ONLINE  – Pedagang Kaki Lima (PKL) depan kantor desa Citepus sudah mulai membereskan warung dagangannya hari ini Kamis, 10/3/2016.

Penertiban yang di targetkan pada hari ini masih dianggap tebang pilih bagi sebagian para pedagang. Aji (45), salah seorang pedagang Citepus merasa penertiban kali ini masih pilih-pilih.

Sat Pol PP Kasb.Sukabumi saat menertibkan pedagang kaki lima

Sat Pol PP Kab.Sukabumi saat menertibkan pedagang kaki lima

Menurutnya, sesuai surat edaran dan petugas Satpol PP yang menaosialisasikan padanya, untuk pembenahan PKL Citepus, pada hari selasa harus sudah clear. Namun dirinya menyayangkan, jika dalam penertiban tersebut dinilai tebang pilih.

Pembongkaran yang dilakukan masing-masing pedagang, masih banyak yang belum melakukannya. “kalau mau dibereskan harus semuanya, para pedagang sudah diberi surat masing-masing,” gerutu Aji

Ia pun menyadari, lahan yang digunakan memang melanggar aturan, Aji berharap, penataan para pedagang PKL ini mendapatkan lahan untuk berjualan, jangan sampai menimbulkan kecemburuan sosial, yang nantinya kawasan pantai kembali tidak tertata.

Ahmad Riyadi Kepala Dinas Pariwisata, Budaya Pemuda dan Olahraga (Kadis Parbudpora) Kabupaten Sukabumi, Relokasi para pedagang masih diupayakan, baru ada dua titik lokasi samping balai Desa Citepus dan sebrang NR Citepus. “Kami terus upayakan, segera dimusyawarahkan dengan pihak desa karena relokasi akan segera dilakukan,” kata Ahmad Riyadi

“Ini bukan karena Adipura, tapi berkelanjutan dan jangka panjang. Dengan demikian, kita akan melakukan penataan bukan pembongkaran, serta jadwal yang dibatasi. “Berjualan dari sore hingga malam. Dan nanti, kedepannya akan dibenahi dengan atap yang rapih, tidak menggunakan terpal yang terkesan kumuh,” Ungbisa bongkar pasang, tak menggunakan terpal yang terkesan kumuh,”ungkap Kadis.

Reporter : Bardal

 

Iklan

KAWASAN WISATA GEOPARK CILETUH TERUS DIGEBER


PALABUHANRATU ONLINE – Rapat koordinasi dan sinkronisasi pengembangan geopark, Disparbudpora Kabupaten Sukabumi bersama dengan Kompepar dan beberapa Komunitas wisata di hotel Augusta Palabuhanratu, hari ini Kamis,10/3/2016.

Rapat koordinasi dan sinkronisasi pengembangan geopark Foto : Palabuhanratu Online

Rapat koordinasi dan sinkronisasi pengembangan geopark Foto : Palabuhanratu Online

Menurut Kadis Parbudpora Kabupaten Sukabumi, Ahmad Riyadi, “Rakor kali ini dalam rangka mematangkan perencanaan pengelolaan objek wisata geopark Ciletuh desa Ciwaru Kabupaten Sukabumi. Antara lain pengelolaan parkir dan sampah, serta yang lainnya. “Ini merupakan aspirasi, oleh karena itu kita kumpulkan semua unsur, karena menyangkut pengelolaan untuk jangka panjang,” ujar Ahmad Riyadi. Selanjutnya hasil dari  rakor ini akan disampaikan kepada Bupati Sukabumi.

Lain lagi kata Dadang Hermawan, Tim Percepatan pembangunan Geopark, dibutuhkan keseriusan dalam menanganinya, beberapa tahun lalu, kurangnya perhatian terhadap geopark ciletuh, sehingga pemerintah provinsi turun langsung untuk memberikan bantuan.

Kita bisa lihat sekarang, pemerintah pusat sudah mulai turun tangan, pihak Bank BJB, Biofarma dan yang lainnya sudah bersatu, jelasnya Dadang Hermawan.

Ketika pemerintah sudah bersatu bersama masyarakat, ini harus diimbangi koordinasi yang jelas dari pemerintah daerah. “Jangan sampai terjadi seperti pemerintahan sebelumnya, programnya asal jadi, hanya untuk mengeluarkan anggaran saja,” tegasnya.

Di Geopark saat ini, rumah makan, hotel, tempat ibadah, MCK, dan tempat parkir masih menjadi kendala di lokasi wisata geopark. “Harapan kami, dengan rakor ini, potensi investasi, serta pengelolaan yang baik semua fasilitas bisa terpenuhi, paling tidak fasilitas dasar, agar bisa menjadi kawasan wisata yang dapat dibanggakan,” pungkas Dadang.

Reporter : Ade Wili