Daily Archives: 16 Maret 2016

LANJUTAN PERSIDANGAN GUGATAN PRA PERADILAN POLSEK CIKAKAK,IBU PEMOHON HISTERIS


PALABUHANRATU ONLINE – Tidak kuat menerima sebuah kenyataan dalam Persidangan sebagai saksi atas putranya bernama Herlan bin Herry dan penahanan anaknya yang dipindahkan dari Rumah tahanan Polres Sukabumi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak tanpa sepengetahuan orang tua maupun pihak kuasa hukum, Ny.Mulyati sempat histeris dan nyaris pingsan dihalaman Kantor Pengadilan Negeri Cibadak Palabuhanratu hari ini Rabu,16/3/2016.

Ibu dari Herlan Histeris saat mengetahui anaknya Herlan dipindahkan ke Cibadak Foto : Palabuhanratu online

Ny.Mulyati Histeris saat mengetahui anaknya Herlan dipindahkan ke Cibadak Foto : Palabuhanratu online

Menurut penuturan Herry Troling Ayah dari Herlan Pemohon Pra Peradilan, “Istrinya saya sempat histeris saat membesuk Herlan diruang tahanan Polres Sukabumi, ternyata Herlan sudah dipindahkan ke Cibadak,” Ujar Heri

“Pemindahan dari Polsek ke Polres saja, Kami tidak diberitahu apalagi sekarang sudah dipindahkan Kejaksaan, Kami sebagai warga yang menghargai hukum,menempuh langkah hukum berupa Gugatan Pra Peradilan ini juga sebagai upaya hukum yang diamanatkan dalam KUHAP,”terang Heri.

Sidang gugatan Pra Peradilan terhadap Polsek Cikakak, yang digelar secara marathon di PN Cibadak Palabuhanratu digelar mulai Jumat (11/3), Senin (14/3) Selasa (15/3),dan hari ini Rabu, (16/3).

Kuasa Hukum Pemohon Castrio Panji Indra dan Benyamin Sembiring mengaku kaget atas pemindahan penahanan kliennya dari Ruang Tahanan Polres Sukabumi, ke Kejaksaan Negeri Cibadak.

Pihaknya saat pemindahan sedang mengikuti gugatan sidang Pra Peradilan ke tiga, di PN Cibadak Palabuhanratu dengan agenda menghadirkan dua Saksi ,Yakni ke dua orang Tua Pemohon.

Reporter : M.Yusuf

Iklan

DIDUGA SALAH KONTRUKSI, KIOS IKAN AMBRUK


PALABUHANRATU ONLINE – Bangunan kios yang disediakan bagi pedagang para pengecer ikan yang berada disekitar tempat pelelangan ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP), ambruk pada hari ini Rabu,16/3/2016 sekitar pukul 14.00 WIB tanpa sebab yang jelas.

Atap kanopi kios ikan di kawasan PPNP yang ambruk tanpa sebab Foto : Palabuhanratu Online

Atap kanopi kios ikan di kawasan PPNP yang ambruk tanpa sebab Foto : Palabuhanratu Online

Padahal bangunan tersebut baru dibuat 4 bulan lalu. Data yang dihimpun, bangunan sepanjang 145 meter lebar 2 meter itu tiba-tiba ambruk  menimpa pedagang dan pengunjung. “tiba-tiba terdengar suara seperti retakan bangunan, saya langsung menghindar keluar dan bangunan itu ambruk” ujar Indra yang menyaksikan kejadian.

Padahal, katanya, saat kejadian tidak ada hembusan angin kencang atau hujan, kejadian ini menyebabkan 3 orang mengalami luka ringan dan merusak 1 motor yang tertimpa reruntuhan.

Menurut Kapolsek Palabuhanratu Kompol Athena Rustandi, diduga kontruksi bangunan tidak sesuai dengan kondisi dengan bangunan lain yang ada dipesisir pantai. “Dibangunan itu tidak tahan menopang atap, hanya menggunakan baut, tidak disiku dan material yang pakai tidak seimbang” papar Kapolsek.

Atap kanopi los ikan yang ambruk diduga salah kontruksi Foto : Palabuhanratu Online

Atap kanopi los ikan yang ambruk diduga salah kontruksi Foto : Palabuhanratu Online

“Kita akan meminta keterangan dari beberapa pihak yang terlibat dalam pekerjaan pembangunan kios ikan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala PPN Palabuhanratu Rustardi menyebutkan, pihaknya akan segera memanggil pelaksana pekerjaan CV Mewah Gemilang sebagai kontraktor dan PT. Aikon Survey Mandiri sebagai konsultan pengawas. “Kami segera lakukan investigasi dan evaluasi kenapa musibah ini bisa terjadi tanpa sebab alam” paparnya.

Sejauh ini, pihak PPNP masih mendata kerugian yang diakibatkan kejadian ini, dan segera mengevakuasi korban luka-luka.

Reporter : Iyang.S / Foto : Edo