Daily Archives: 10 Desember 2017

RATUSAN JAMAAH HADIRI MAULID NABI DI MASJID AGUNG PALABUHANRATU


maulid2 copy

Ratusan Jamaah saat menghadiri maulid nabi di masjid agung Palabuhanratu

PALABUHANRATU ONLINE – Ratusan jamaah memadati pelataran Masjid Agung Palabuhanratu dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriyah/2017 hari ini  Minggu, 10/12/2017.

Tak kurang dari 800 jamaah laki-laki dan perempuan menghadiri acara Maulid yang diselenggarakan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung Palabuhanratu dan Ikatan Remaja Masjid Agung (IRMA) Palabuhanratu. dengan penceramah KH Asep Suherman  Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Islah Subang.

“Subhanallah, baru kali ini saya ikut perayaan Maulid Nabi di Masjid Agung. Alhamdulillah lancar dan materi penceramah juga menyejukan hati,” ungkap Ahmad Rido (33), warga Kecamatan Cisolok.

maulid1 copy

KH Asep Suherman  Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Islah Subang saat menyampaikan tauziah / palabuhanratuonline 2017

Ketua DKM Masjid Agung Palabuhanratu, Asep Saprudin menjelaskan, pihaknya sengaja memilih 21 Maulid 1438 H sebagai hari penyelenggaraan Maulid Nabi di Masjid Agung Palabuhanratu dan bertepatan dengan hari Minggu. Terlebih, memungkinkan para jamaah dari beberapa tempat akan hadir di masjid yang menjadi kebanggaan warga ibu kota Kabupaten Sukabumi ini.

“Alhamdulillah banyak jamaah yang hadir dari luar Palabuhanratu. Soalnya hari ini libur akhir pekan banyak dari mereka yang memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi di sini,” pungkasnya.

Reporter : Aden

Iklan

KADES KARANG PAPAK YANG AKRAB DI PANGGIL  BASKOM, BEGINI CERITANYA


baskom edit

Kades Kartang Papak Nandang Mulyana yangakrab di panggil Baskom

PALABUHANRATU ONLINE  –  Apalah arti sebuah nama ? Namun  bagi Nandang Mulyana  kepala desa Karang Papak kecamatan Cisolok Kab. Sukabumi  merupakan sebuah doa. Kepala Desa satu  ini sangat akrab dengan panggilan “Baskom”.

Asal muasal dirinya digelari dan dipanggil Baskom pada saat dirinya masih duduk di  SMP kelas dua pada tahun 1983.  Ceritanya berawal  pada saat  pagi akan berangkat sekolah dirinya  ingin sarapan,namun nasipun tak ada  untuk sarapan, karena kesal dan marah akhirnya baskom plastik milik ibunya ia pecahkan sebanyak tiga buah, dengan kejadian itu dirinyapun habis habisan dimarahi oleh sang ibu.

Dan kejadian itu diketahui oleh sopir angkot ayahnya , dan melaui sopir itulah akhirnya menyebarlah nama baskom, dan memang pada saat itu ayah saya memiliki sebuah mobil toring yang dijadikan angkutan, dan memang sopir itu yang menyebarkan,” aku sang kades. Sejak itu pula dirinya di panggil dengan nama Baskom oleh teman dan warga lainnya  hingga akrab sampai  sekarang.

Menurut dia nama itu membawa hoki mungkin dengan filosofi baskom yang dapat menampung apa saja, hingga ia bisa jadi seperti sekarang ini.

“Doakan saya mungkin setelah menjabat amanah sebagai kepala desa karang papak, insya Allah tahun depan saya akan  mencalonkan diri sebagai  anggota legislatif.

Reporter : Bardal