Category Archives: palabuhanratu

PENAMBANGAN EMAS ILEGAL DI PERKEBUNAN TUGU CIMENTENG DI DEADLINE


TAMBANG

Penambangan emas ilegal diperkebunan tugu cimenteng Kabupaten Sukabumi. (palabuhanratuonline)

PALABUHANRATU ONLINE – Permasalahan Perkebunan Tugu Cimenteng yang terletak di dua kecamatan yakni Simpenan dan Lengkong, mulai menemui titik terang. Itu setelah dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Kamil Hernawan Polres Sukabumi, Selasa (30/5/2018).

Permasalahan muncul setelah dilahan perkebunan seluas 1.893,716 hektare tersebut dimasuki secara tanpa izin oleh para penambang yang mengatasnamakan Komunitas Penambang Sukabumi (KPS). Mereka diduga menambang dilahan seluas lima hektare namun pihak perkebunan menemukan kerusakan dilahan hampir seluas 50 hektare.

“Sebelumnya kami sudah menempuh langkah persuasif agar para penambang secara sadar mau keluar dari area perkebunan kami. Karena jelas tidak memiliki izin dari kami selaku pemilik hak guna usaha (HGU),” terang Manager Area Perkebunan Tugu Cimenteng, Heri Wahyudi.

Heri menjelaskan, langkah tersebut tidak membuahkan hasil. Sehingga terpaksa menempuh jalur hukum dengan melaporkan koordinator KPS yakni Dede Kusdinar alias Oding kepada Polres Sukabumi. Yang diduga telah melakukan penambangan ilegal sejak tanggal 13 Mei 2018 lalu.

“Sudah kami laporkan,” tuturnya.

Sementara itu, hasil rakor tersebut membuahkan keputusan. Dimana Oding dan rekan lainnya sanggup mengehentikan aktivitas penambangan di kawasan itu terhitung mulai hari ini, Selasa (30/5/2018) hingga batas waktu yang ditentukan yakni hari Rabu (6/6/2018) mendatang.

“Kami masyarakat yang ingin patuh dan taat. Kami sanggup menghentikan seluruh aktivitas penambangan. Tapi kami berharap, pihak perkebunan memberikan izin. Dan apapun kesepakatannya akan kami penuhi. Yang penting, tambang rakyat memiliki legalisasi,” tandasnya.rsud

Ditempat sama, Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, menginginkan kedua belah pihak tetap menjaga komitmen masing-masing serta komunikasi agar masalah ini tidak kembali menyeruak ke permukaan.

“Komunikasi harus jalan. Kami tidak ingin jadi pemadam kebakaran juga. Jangan sampai terjadi ledakan dilapangan. Semua permasalahan harus selesai hari ini dan clear di batas waktu yang sudah ditentukan,” pungkasnya.

Rakor tersebut diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan antara pihak KPS yang diwakili Oding, Cecep Taryana, dan dua rekannya dengan Muspida Kabupaten Sukabumi serta pihak Perkebunan Tugu Cimenteng yang bernaung dibawah PT Kaliduren Estate tersebut.

Reporter : Bardal

Iklan

HNSI KAB.SUKABUMI DEKLARASI DAMAI PEMILUKADA


deklaras

Ketua HNSI Kab.Sukabumi H. Dede Ola (jas hitam saat poto bersama tim mabes Polri usai deklarasi damai pemilukada. (palabuhanratuonline2018)

PALABUHANRATU ONLINE  – Demi menjaga kondusifitas  jajaran DPC Himpunan Nelayan  Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi bersama  perwakilan masyarakat  rukun nelayan, menggelar deklarasi damai Pemilukada 2018, Pileg dan Pilpres 2019, di Aula salah satu hotel, LSM Jumat (1/6/2018). Tak ketinggalan beberapa Ormas dan OKP turut serta didalamnya.

 

Deklarasi tersebut disaksikan oleh jajaran Tim Mabes Polri yang sengaja datang ke Palabuhanratu.

“Insya Allah di sini aman. Tapi, kami ingin pihak keamanan jangan lelah untuk terus memantau situasi sehingga kondusifitas tetap terjaga,” ujar Dede Ola Ketua DPC HNSI Kabupaten Sukabumi.

“Deklarasi ini sangat penting, karena Jawa Barat akan memilih gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada serentak pada 27 Juni 2018 mendatang,” ungkapnya.

Dirinya menilai, deklarasi ini  akan sangat bermanfaat untuk menegaskan bahwa wilayah Jawa Barat khususnya Kabupaten Sukabumi aman untuk gelaran Pilkada mendatang.

” Ia juga meminta masyarakat khususnya nelayan untuk ikut menyalurkan hak pilihnya dalam Pilkada mendatang dan menjauhi aksi Golput  (golongan putih).

“Hanya butuh lima menit untuk nyoblos calon sesuai pilihan hati. Dampaknya akan terasa dalam lima tahun kedepan,” tandasnya.

Reporter : Ade Willirsud