Category Archives: pariwisata

TRUK TANGKI AIR ISI ULANG TERPEROSOK


truk

Tangki air minum isi ulang terperosok ke dalam parit di Kampung Sukawayana, Desa/Kecamatan Cikakak

PALABUHANRATU ONLINE – Truk tangki pengangkut air minum isi ulang bernomor polisi B 9599 SQ terperosok ke dalam parit di Kampung Sukawayana, Desa/Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, hari ini Senin,1/10/2018.

Dugaan sementara penyebabnya karena sopir mengantuk. Sebelum masuk parit, tangki nahas itu menabrak tiang telepon dan pagar rumah warga.

“Truk tangki itu oleng. Kemungkinan sopirnya mengantuk,” kata Asep Saepudin (35), saks yang saat itu sedang berpapasan.

Roda belakang tangki yang melaju dari Palabuhanratu menuju Cisolok tersebut masuk ke dalam selokan. Untuk mengurangi beban muatan, air di dalam tangki itu dibagikan ke warga sekitar.

“Sopirnya tidak apa-apa,” jelasnya.

Saat berita ini diturunkan truk tangki dalam proses penderekan.

Reporter : Bardal

Iklan

PLTU PALABUHANRATU BERIKAN MESIN  CACAH PLASTIK DAN CATOR KE BANK SAMPAH 


PLTU3

Rombongan Indonesia Power PLTU Jabar 2 Palabuhanratu bersama pengelola Bank sampah Kecamatan Simpean. (Palabuhanratu Online)

PALABUHANRATU ONLINE – Bank sampah di Kampung Citeureup RT 06/04, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat  mendapat kunjungan dari  PT Indonesia Power PLTU Jabar 2 Palabuhanratu.

“Kami mendatangi dan memantau langsung keberadaan bank sampah yang mendapatkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) PLTU,” ujar General manager Indonesia Power Rolly  hari ini Selasa, 3/7/2018.

PLTU

Serah terima mesin pencacah plastik oleh GM. Indonesia Power kepada pengelola Bank sampah. (Palabuhanratu Online)

“Sesuai dengan pengajuan, kami berikan CSR berupa mesin cacah plastik. Itu yang dibutuhkan dan sejauh ini sudah terlihat hasilnya,” terangnya.

Sejauh ini bank sampah yang dikelola oleh Pemuda Peduli Lingkungan (PPL) tersebut merupakan binaan dari  pihak PLTU.

Pengelola dan ketua bank sampah PPL, Amat Surahmat (30), merasa puas dan  sangat terbantu dengan diberikannya bantuan mesin pencacah di bank sampah  yang baru  delapan bulan dikelolanya.

“Hasil cacahan plastik  seharga  Rp10 ribu per kilogram dan dikirim ke Bekasi. Selanjutnya dikirim ke Hongkong untuk bahan baku baju parasut. Malah akan lebih mahal jika diolah menjadi biji plastik. Tapi alatnya belum ada,” ungkap Amat.

Untuk saat ini, nasabah bank sampah PPL sebanyak 114 orang dari warga sekitar. Dalam waktu dekat, ia menargetkan pertambahan nasabah menjadi 300 orang.

“Dengan adanya mesin cacah ini, dirinya menargetkan sampah plastik hasil cacah sebanyak 2 kwintal per hari. Tapi itu tidak akan tercapai tanpa peran serta masyarakat yang aktif dalam ‘menabung’ sampahnya disini,”.

PLTU2Ditempat yang sama, pihak PLTU Jabar 2 Palabuhanratu juga menyerahkan satu unit kendaraan jenis cator kepada pengelola bank sampah Cipta Madani Jayanti yang memiliki tujuan meningkatkan peningkatan penarikan sampah.

Reporter : Bardal