PASAR SEMI MODERN PALABUHANRATU RAWAN MALING


PALABUHANRATU ONLINE – Keamanan pasar Semi Modern Palabuhanratu dipertanyakan para pemilik kios. Mereka saat ini was-was dengan kejadian atas dibongkarnya kios milik  Febriyadi (41) pada Jumat,21/04/2017.

Kios busana miliknya Febri di pasar semi modern Palabuhanratu di Blok B 49-50  dibongkar sekitar pukul 04.00 pagi dengan cara membongkar gembok.

“Saya baru belanja barang dari jakarta, barang itu masih utuh tidak diambil, yang diambil para pencuri hanya busana yang bermerek dan yang mahal saja dan baru mengetahui sekitar pukul 06.30, kerugian saya hampir 80 juta lebih,” ujar Febri hari ini Sabtu,22/04/2017.

Dirinya pun mempertanyakan keamanan pasar, padahal dirinya selalu membayar retribusi keamanan setiap harinya empat ribu rupiah. “kalau begini caranya para pedagang bisa bangkrut kalau keamanan pasar tidak terjamin” keluhnya.

Menurut Febri para pencuri diperkirakan berjumlah empat orang, ini terlihat dari rekaman cctv toko sebelah kiosnya.

Sementara itu ketua persatuan warga pasar (Perwapas) Palabuhanratu Maidin, “Pihaknya akan menekan kepihak UPTD dan PT selaku pengelola pasar tentang masalah pertanggung jawaban keamanan ini” terang Maidin. Apalagi banyaknya para waria dan PSK yang sering mangkal diseputar lokasi pasar ini juga menjadi perhatian buat kami, tandas Maidin.

Kasus pencurian yang dialami oleh Febri sudah dilaporkan dan ditangani oleh kepihak kepolisian.

Reporter : Ade Willi

Iklan

PEDAGANG SENJATA ANGIN MENINGGAL DUNIA DI BAZAR  HARI NELAYAN KE – 57


PALABUHANRATU  ONLINE – Seorang laki-laki paruh baya yang diketahui bernama Dada Suhadak warga Dusun Cinenggang RT.002/005 Desa Cileles Kec.Jatinangor Kab.Sumedang pedagang senjata angin meninggal dunia di bazaar  hari nelayan dermaga Palabuhanratu hari ini Rabu,05/04/2017.

Menurut  saksi mata Suparman pedagang kerok telor sekira pukul 13.30 WIB dirinya bertemu korban di Dermaga 1 Palabuhanratu, korban sedang berjualan senapan angin dilokasi bazar hari nelayan ke-57. Korban sempat mengatakan pada Suparman sakit dada dan hendak tidur untuk beristirahat dibelakang bengkel PPNP Palabuhanratu.

Pedagang kerak telor lainnya yang bernama Adi Patriadi ke belakang bengkel untuk menyimpan baju dan melihat korban sedang tertidur  pulas, Adi Patriadi sempat memanggil  Suparman dan mencoba untuk membangunkannya namun korban tidak bangun-bangun, akhirnya kedua pedagang kerak telor memanggil para pedagang lainnya untuk meminta bantuan.

Korbanpun langsung dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan visum et Refertum dan berdasarkan hasil keterangan pihak RSUD Palabuhanratu korban  diduga  meninggal akibat serangan jantung.‎ Kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian.

Barang milik korban yang diamankan  pihak kepolisian :

– 1 (satu) buah dompet warna hitam yang berisikan :

– 1 (satu) lembar STNK Spd Motor Honda Revo, No.Pol. D -3608- HO, an. Agus Suratin

– 1 (satu) buah KTP an. Korban

– 1 (satu) buah Sim C an. Korban

– uang tunai sebesar Rp. 1.860.000,-sosok

– Hp samsung

– satu buah spd motor Honda Revo, warna hitam, No.Pol. D -3608- HO.

– 27 (dua puluh tujuh) buah senapan angin.

 

Reporter : Bardal