TERKENA PEMOTONG GURINDA WAJAH UJANG LUKA PARAH


PALABUHANRATU ONLINE  – Ujang Rusmawan (60) warga KP Badak Putih Rt.04/09 kecamatan Palabuhanratu yang diisukan wajahnya cedera akibat terkena gurinda pemotong akibat memotong batu akik ternyata tidak benar.

Awalnya Ujang hendak membelah papan kayu nangka yang akan dibuatnya sebuah kursi dengan menggunakan gurinda tangan, ketika ujang hendak menjalankan mesin tersebut tiba-tiba lempengan gurinda terpecah menjadi dua dan lempengan gurinda tersebut mengenai wajah sebelah kirinya yang mengakibatkan luka menganga dari bawah mata sampai atas bibir  sedalam 3 cm.

Menurut  saksi mata, korban telah menyelesaikan pekerjaannya membuat sebuah kursi dan akan membuat lagi kursi berikutnya tiba-tiba ujang tersungkur dengan mengeluarkan darah hebat, ujar Yadi ketika ditemui Pratu Online dirumahnya Selasa, 01/04/.2015. dan langsung melarikannya ke RSUD Palabuhanratu namun pihak rsud tidak sanggup menangani luka yang dialami ujang dan dirujuk kerumah sakit Bunut Sukabumi.

wajah ujang rusmawan yang terkena pemotong gurinda ketika ingin membelah papan kayu nangka

wajah ujang rusmawan yang terkena pemotong gurinda ketika ingin membelah papan kayu nangka (Photo : Palabuhanratu Online)

BPBD Sukabumi Informasikan 20 Orang Tertimbun, Seorang Sudah Ditemukan


PALABUHANRATU ONLINE – Hujan deras yang turun di wilayah Sukabumi telah menimbulkan longsor di Kampung Cimerak RT 25/7 Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu (28/3/2015) pukul 22.30 WIB. Longsor menimbun 11 rumah dengan 11 KK

longsor di Kampung Cimerak RT 25/7 Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

longsor di Kampung Cimerak RT 25/7 Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

yang terdiri dari 30 jiwa atau anggota keluarga.

Hingga saat ini 1 orang ditemukan tewas Maya (13), dan 9 orang diduga masih tertimbun longsor. Korban yang tertimbun adalah Aisyah (50), Lilis (36), Sopari (56), Dede (40), Aldi (12), Elsa (15), Egi (6), Nyinyin (40), dan Dodo (40). 20 orang selamat dari longsor yaitu 16 warga Cimerak dan 4 orang tamu.

Bencana longsor tersebut terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras turun. Tebing longsor menimbun jalan kemudian meluncur ke permukiman. Akses jalan Sukalarang – Cirengas saat ini masih tertimbun longsor.

Dua korban diantaranya, Nyinyin (40), dan Dodo (40) adalah warga Cianjur, namun belum diketahui alamat tepatnya.

“Saya mendapat laporan dari Kepala BPBD Sukabumi, 2 orang korban di Sukabumi itu warga Cianjur yang sedang bertamu ke rumah saudaranya,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, Minggu (29/3) di Kantor Desa Karyamukti disela-sela evakuasi longsor Cianjur.

Sumber : TRIBUNJABAR.CO.ID

REKOR MURI HARUS JADI MOTIVASI


PALABUHANRATU ONLINE –  Aksi bersih-bersih pantai yang berlangsung serentak sepanjang pantai dikabupaten Sukabumi dari Cisolok hingga Tegalbuleud, dimulai pukul 07.30 Sabtu, 28/03/2015, disepanjang garis pantai, memecahkan rekor Muri (museum rekor Indonesia) sebagai karya yang luar biasa dan tercatat dalam Muri.

“Muri akan mencatat karya-karya yang luar biasa seperti yang terbesar, terpanjang dan sebagainya, seperti halnya kegiatan ini” kata Menejer Muri Awan Rahargo seusai penyerahan piagam Muri kepada wartawan dipantai Inna Samudra beach Palabuhanratu, Sabtu (28/03/2015).

Menurut Awan, dalam rangka program “Sahabat Polisi Peduli Pantai” jajaran Polda Jabar dan pemerintah kabupaten Sukabumi menyelenggarakan kegiatan kerja bakti mengumpulkan sampah dipantai Sukabumi sepanjang 80 km, dengan jumlah peserta 10 ribu orang dari semua elemen masyarakat telah memenuhi kriteria Muri dan berhasil memecahkan rekor Muri.

“Dengan memecahkan rekor Muri, diharapkan kegiatan ini menjadi motivasi awal dan akan dilanjutkan secara berkesinambungan” jelasnya.

Awan juga berharap semua masyarakat ikut memiliki, melestarikan serta menjaganya, sehingga sepanjang pantai teluk Palabuhanratu ini menjadi pantai yang bersih, indah dan nyaman.
“Pantai yang bersih dapat mendongkrak potensi ekonomi masyarakat dari sektor pariwisata” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. M. Iriawan, Bupati Sukabumi Sukmawijaya dan jajaran aparatur pemda kabupaten Sukabumi, Serta Dandim 0622/Sukabumi Letkol (Inf) Ari Sudarsono, alim ulama dan elemen masyarakat lainnya, dengan pantauan udara melalui helikoter milik Polda Jawa Barat.

Reporter :    Iyang Sudiharto

Kapolda Jabar, Bupati Sukabumi dan Kapolres Sukabumi saat menerima penghargaan muri pada kegiatan bersih-bersih pantai terpanjang dan peserta terbanyak

Kapolda Jabar, Bupati Sukabumi dan Kapolres Sukabumi saat menerima penghargaan muri pada kegiatan bersih-bersih pantai terpanjang dan peserta terbanyak (Photo : Palabuhanratu Online)

HARI INI BERSIH BERSIH PANTAI SEPANJANG 117 KM DI KABUPATEN SUKABUMI DI CATAT MURI


Kegiatan bersih -bersih pantai sepanjang 117 km di kabupatensukabumi  yang akan dicatat di museum rekor indonesia

Kegiatan bersih -bersih pantai sepanjang 117 km di kabupatensukabumi yang akan dicatat di museum rekor indonesia (Photo : Palabuhanratu Online)

IMG_20150327_183305PALABUHANRATU ONLINE -Kegiatan sahabat polisi peduli dan bersih-bersih pantai di Kabupaten Sukabumi diikuti sebanyak 30 ribu orang yang akan di catat di Museum Rekor Indonesia (MURI) hari ini Sabtu , 27/03/2015.

Bersih-bersih pantai sepanjang 117 km dari sepanjang pantai selatan yang dimulai dari ujung genteng sampai pantai Cibareno berbatasan Banten diikuti dari berbagai kalangan, masyarakat umum, pelajar ,OKP, Ormas dan LSM yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Polres Sukabumi ini cukup mendapat antusias dari berbagai kalangan.

 Reporter : Edo