TERHIMPIT EKONOMI KAKE TUA GANTUNG DIRI


TERHIMPIT EKONOMI KAKE TUA GANTUNG DIRI

PALABUHANRATUONLINE.COM – Kasman kastoyo (63) warga Kabupaten Cirebon, mengahkiri hidupnya dengan cara gantung diri  dipelapon dengan menggunakan seutas tali tambang, kasman ditemukan sudah tidak bernyawa dilokasi galian batu Kp.Cimaja Ds. Cimaja, Kecamatan Cikakak, Senin,15/06/2015) sekira pukul 02.00 dini hari.
Korban diketahui pertama kali oleh warga sekitar, Nurodin dan Idin saat melintas dimana korban menghabisi nyawanya. Dan langsung melaporkan ke Polsek Cikakak.  Seketika itu juga pihak polsek langsung ke TKP dan membawa ke RSUD Palabuhanratu.

“Posisi korban sudah tegantung dan tidak bernyawa. Dengan mengeluarkan lidah yang sudah membiru,” ungkap Nurodin warga sekitar.

Kapolres Sukabumi, AKBP M.Ridwan melalui Kapolsek Cikakak AKP I.Djubaedi menjelaskan, setelah melakukan olah TKP, kasus ini murni  bunuh diri dan tidak terdapat kejanggalan. Dugaan sementara, kasus ini akibat kebutuhan ekonomi dan cekcok antar keluarganya di Cirebon.

“Korban merupakan warga Cirebon dan sudah lima tahun berdomisili disini. Menurut keluarganya, korban  dulunya merupakan orang yang mapan, namun nasib berkata lain. Sehingga menjadikan keluarganya kurang harrmonis,” terang Djubaedi saat ditemui di Mapolsek Cikakak.

Dalam kejadian tersebut terdapat barang bukti berupa seutas tali yang digunakan korban untuk menggantungkan diri, baju dan pakain yang masih digunakan.

“Korbanpun sudah disemayamkan dikediamannya di Cirebon,” ungkapnya.

Reporter : Bardal

kastoyo (63) gandir dilokasi galian batu Kp.Cimaja Ds. Cimaja, Kecamatan Cikakak

kastoyo (63) gandir dilokasi galian batu Kp.Cimaja Ds. Cimaja, Kecamatan Cikakak (Photo : Palabuhanratu Online)

70 PERSONEL POLRES SUKABUMI SUMBANG DARAH


PALABUHANRATU ONLINE – Sebanyak 70 personil Polri di lingkungan jajaran Polres Sukabumi diambil darahnya untuk disumbangkan ke Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Sukabumi. Kegiatan bakti sosial donor darah ini dalam rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-69 yang jatuh pada 1 Juli 2015.
Wakil Kepala Polres Sukabumi Kompol Johanson Sianturi mengatakan, donor darah merupakan kegiatan bakti sosial dalam rangkaian menyambut HUT Bhyangkara. Pendonor berasal dari internal di jajaran Polres Sukabumi.
“Kegiatan donor darah kali ini kami tidak melibatkan pihak luar. Darah yang diambil akan kami sumbangkan ke UTD PMI untuk masyarakat yang membutuhkannya,” ujarnya, kepada awak media, Selasa, 16/06/2015 di Aula Mako Polres Sukabumi.
Selain donor darah kata Johanson, kegiatan bakti sosial yang akan dilaksanakan yakni, membersihkan tempat ibadah, kantor, dan mess Polri. Semua itu rangkaian kegiatan menyambut HUT Bhayangkara.
“Sebelumnya, kami juga telah melaksanakan pengobatan gratis operasi Katarak untuk warga tidak mampu. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Johanson.
Perawat UTD PMI Kabupaten Sukabumi, Imaniar menyebutkan, kegiatan donor darah ini berkat kerja sama antara UTD PMI dengan Polres Sukabumi. Adapun darah yang diambil dari tiap pendonor akan didistribusikan ke rumah sakit pemerintah maupun swasta yang kekurangan stok darah.
“Kami hanya melakukan pengambilan darah dan screening. Darah dari pendonor ini untuk masyarakat yang sangat membutuhkan,” ungkap Imaniar.
Ia menerangkan, masyarakat yang akan mendonor sebelumnya dilakukan pemeriksaan hemoglobin dan tensi. Pemeriksaan itu untuk mengetahui layak tidak pendonor diambil darahnya. Dari jumlah ratusan personil yang mendaftar, hanya 70 orang yang diambil darahnya.
“Darah yang terkumpul hanya 70 Labu. Sebab, mereka yang mendaftar menjadi pendonor tidak semuanya diambil darahnya. Hal itu karena berbagai pertimbangan dari sisi kesehatannya,” tukasnya.

Reporter : Eman

70 personil Polres Sukabumi diambil darahnya untuk disumbangkan ke Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Sukabumi.

70 personil Polres Sukabumi diambil darahnya untuk disumbangkan ke Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Sukabumi. (Photo : Palabuhanra Online)

Reporter : Eman