Tag Archives: hanson r sanger

TIDAK ADA PENYELESAIAN,WARGA PASANG PLANG DI HGB PT WIKA


PALABUHANRATU ONLINE – Saling Klaim Lahan di Eks HGU No.10 Pelabuhanratu PT Anugerah Jaya Agung (AJA) di blok Cangehgar Batusapi Kelurahan dan Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi makin memanas.

Pemasangan Plang yang dilakukan para penggarap Foto : Palabuhanratu Online

Pemasangan Plang yang dilakukan para penggarap Foto : Palabuhanratu Online

Bahwa Lahan seluas 9000 meter yang diakui oleh PT. Wika ternyata digugat oleh para penggarap melalui kuasa hukumnya Hanson R.Sanger dari Kantor pengacara dan konsultan Hukum Wijoyo Kusumo dan Rekan.

Berdasarkan Surat Pelepasan Hak dari PT Anugerah Jaya Agung para penggarap dan kuasa hukumnya dibantu beberapa gabungan ormas Palabuhanratu membentangkan spanduk bertuliskan bahwa lahan tersebut dalam sengketa

Menurut Hanson, Status tanah yang kami miliki,berdasarkan Surat Pelepasan Hak(SPH) dari PT Anugerah Jaya Agung tahun 2001.Luas seluruhnya dari beberapa Klien pemegang SPH ini ± 9.000 M2, sudah keluar Surat Pemberitahuan Pajak terhutang(SPPT) aktif, berdasarkan itu kita akan mengajukan permohonan Serifikat hak milik” ujarnya kepada wartawan hari ini Selasa,14/3/2016.

“Seandainya oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN)belum bisa dikabulkan,kita akan menempuh PTUN(Pengadilan Tata Usaha Negara) dan akan mengajukan pemblokiran atas HGB 251/252 PT WIKA,”terangnya.

Dikarenakan ada surat edaran dari PT WIKA Realty,yang ditandatangani oleh Yuwono Wijanarko, selaku Law office,yang akan mengajukan langkah hukum,kami pun akan mengambil langkah serupa disamping langkah hukum Perdata.

Secara fisik lahan dalam penguasaan Kami, selaku kuasa hukum juga selaku salah satu Pemilik disamping  empat pemilik SPH lainnya. Adapun jumlah penggarap berdasarkan hasil inventarisir berjumlah 40 orang penggarap, dan dilokasi ini tidak ada plang pemberitahuan bahwa tanah ini milik PT WIKA serta atribut larangan lainnya dari Pemegang HGB.

Seperti diketahui SPH yang dipegang di di keluarkan oleh PT AJA dan sampai saat ini belum ada penyelesaian apapun dengan Klain Kami, tegasnya.

Reporter : Bardal

 

Iklan