KOMUNITAS MOBIL BOSC PALABUHANRATU PILIH KETUA BARU


PALABUHANRATU ONLINE – Bangkit Otomotif Sukabumi Club (BOSC) Palabuhanratu pilih ketua baru di rumah makan Saung Sobat Batusapi Palabuhantratu.

Empat orang calon anggota antara lain Dewi, Rustam, Aang Heriana dan Julaeni, mereka dipilih melalui pemungutan suara yang dihadiri 34 dari 60 anggota BOSC yang hadir pada malam ini Sabtu,13/02/2016.

Aang Heriana terpilih sebagai ketua Bangkit Otomotif Sukabumi Club (BOSC) Palabuhanratu (Photo : Palabuhanratu Online)

Aang Heriana terpilih sebagai ketua Bangkit Otomotif Sukabumi Club (BOSC) Palabuhanratu (Photo : Palabuhanratu Online)

Aang Heriana yang juga Kepala Desa terpilih sebagai ketua, mengalahkan calon lainnya. Aang mengatakan, dengan terpilihnya Ia menjadi ketua BOSC, Ia akan membenahi diinternal terlebih dahulu, karena sebelumnya ada permasalahan yang harus dibenahi, ujarnya kepada wartawan hari ini Kamis, 13/02/2016.

“Komunitas ini sudah berdiri lama, sejak dua tahun lalu, siapa saja boleh untuk menjadi anggota, tentunya harus melalui penyaring terlebih dahulu, kedepannya kita akan benahi club otomotif ini,” terang Aang.

@Palabuhanratu Online

@Palabuhanratu Online

“Siapapun yang ingin bergabung dikomunitas ini, tidak ada spesifik jenis kendaraan, yang penting roda empat dengan segala jenis dan merek,”ungkapnya
Reporter : Bardal

PIHAK PERTAMINA LAKUKAN PENGUKURAN DAN PENETAPAN BATAS TANAH, EKS BANDARA KP. CIPATUGURAN


PALABUHANRATU ONLINE – PT. Pertamina bersama Pengadilan Negeri Cibadak melakukan penetapan titik batas tanah dilahan 8,8 hektar eks Bandara Pelita Air Service yang akan dibangun Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) di Kp. Cemara Cipatuguran Kecamatan Palabuhanratu.

Pengukuran batas tanah milik pertamina dilahan 8,8 hektar di Kp.cipatuguran Palabuhanratu (Photo : palabuhanratu Online)

Pengukuran batas tanah milik pertamina dilahan 8,8 hektar di Kp.cipatuguran Palabuhanratu (Photo : palabuhanratu Online)

Tanah seluas 8,8 hektar tersebut secara ingkrah telah dimenangkan oleh PT.Pertamina kepada 9 orang penggugat ditingkat Mahkamah Agung.

Menurut Abdul Aziz selaku Kuasa dari PT.Pertamina,”Pengukuran ini untuk menindak lanjuti tahapan eksekusi, objek yang akan dieksekusi, lebih dulu akan ditetapkan dimana batas-batasnya,” ujar Aziz kepada wartawan hari ini Kamis,11/02/2016. “Adapun pengukuran ini dilakukan oleh pihak pengadilan dan lembaga ukur yang sudah mendapat akreditasi dan sertifikasi dari Badan Pertanahan Nasional,”jelas Aziz

Sdr. Budi (2 dari kanan) sempat menanyakan keabsahan surat kuasa yang diberika oleh pertamina kepada penerima kuasa (Photo : Palabuhanratu Online)

Sdr. Budi (2 dari kanan) sempat menanyakan keabsahan surat kuasa yang diberika oleh pertamina kepada penerima kuasa (Photo : Palabuhanratu Online)

Sempat terjadi kericuhan dilokasi pengukuran, dengan kesigapan anggota Polsek palabuhanratu, kericuhan dapat diredam dan diselesaikan. Seseorang yang bernama Budi sempat menanyakan kebenaran surat kuasa, yang selama ini diberikan kepada petugas-petugas yang dikuasakan oleh pihak pertamina.

@Palabuhanratu Online

@Palabuhanratu Online

Dijelaskan oleh Aziz,”Saudara Budi dalam hal ini mempertanyakan surat kuasa tersebut, Dia memiiki kapasitas sedang mengupayakan sebagai penerima kuasa dari ahli waris yang bernama Ase Nuryaman salah satu dari sembilan penggugat yang pernah melakukan gugatan kepada pihak pertamina dengan luas tanah 6.750 meter pada tahun 1997,”

Dengan pengamanan dari pihak aparat, pengukuran dan penetapan batas tanah dapat berjalan dengan kondusif.

Reporter : Bardal