Pleno Kabupaten Sukabumi dijaga Ketat Aparat


PALABUHANRATU ONLINE – Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2014 tingkat kabupaten Sukabumi yang berlangsung. Di gedung DPRD kabupaten Sukabumi di Jajaway Palabuhanratu, Menurut Ketua Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Sukabumi Dede Hariadi, rapat pleno kali ini dijadwalkan selama dua hari Tanggal 19-20 April 2014. Yang diikuti oleh seluruh Panitia Pemilihan tingkat Kecamatan (PPK) se kabupaten Sukabumi,

“Ada 47 PPK yang mengikuti Pleno kali ini dan dihadiri para saksi semua partai peserta pemilu 2014 dan masyarakat, karena pleno ini terbuka untuk umum” katanya mengawali paparan sebelum dibukanya rapat pleno di gedung DPRD di Palabuhanratu (19/04/2014).

Perhitungan suara tiap PPK dimulai pukul 10.00. Dibagi tiap daerah pemilihan (dapil) tingkat kabupaten Sukabumi, diawali dari dari dapil 6 meliputi kecamatan Parungkuda, Cidahu, Cicurug, Kabandungan, Parakansalak, Ciambar, Bojonggenteng dan Kalapanunggal. Kemudian dapil 5 yakni kecamatan Nagrak, Cibadak, Caringin, Cicantayan, Cikembar dan Cikidang.

Dapil 4 terdiri dari kecamatan Cisolok, Cikakak, Palabuhanratu, Simpenan, Warungkiara dan Bantargadung.

Dapil 3, kecamatan Ciemas, Ciracap, Waluran, Jampangkulon, Cimanggu, Kalibunder, Surade dan Cibitung.

Dapil 2 kecamatan Tegalbuleud, Sagaranten, Cidolog, Cidadap, Curugkembar, Pabuaran, Jampangtengah, Lengkong, Purabaya dan Nyalindung.

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2014 tingkat kabupaten Sukabumi

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2014 tingkat kabupaten Sukabumi

Dapil 1 kecamatan Gegerbitung, Sukaraja, Kebonpedes, Cireunghas, Sukalarang, Sukabumi, kadudampit dan Cisaat. Selama berjalan pleno dijaga ketat oleh aparat Polres Sukabumi dan Sapol PP kabupaten Sukabumi, mulai dari gerbang DPRD hingga memasuki ruang sidang satu-persatu tamu undangan diperiksa dengan alat metal detector.

Pembunuhan Di Perkebunan Cikembang Bermotif Asmara


Laporan : Iyang Sudiharto

Pelaku pembunuhan bermotif asmara Agung Kurniawan (27) warga Sukamanah Kecamatan Cisaat kabupaten Sukabumi Jawa Barat

Pelaku pembunuhan bermotif asmara Agung Kurniawan (27) warga Sukamanah Kecamatan Cisaat kabupaten Sukabumi Jawa Barat

 

PALABUHANRATU ONLINE – Kasus pembunuhan yang terjadi di Perkebunan Cikembang Kecamatan Cikembar pada Senin 14/04/2014 lalu berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Sukabumi.
“Pembunuhan ini bermotif asmara, berakhir memilukan yang dilakukan laki-laki dan perempuan sementara keduanya sudah memiliki pasangan” ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Galih Wisnu Pradipta, saat ekspos kasus tersebut di Polsek Cikembar Kabupaten Sukabumi (16/04/2014).

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku Agung Kurniawan (27) warga Sukamanah Kecamatan Cisaat kabupaten Sukabumi Jawa Barat, ungkap Galih, awalnya dipicu oleh percekcokan antara korban Mamay Marialla alias Maria (36) warga Desa Mekartanjung kecamatan Curugkembar kabupaten Sukabumi dan pelaku . Korban meminta kepada pelaku supaya jangan berhubungan dengan wanita lain dan pelaku diminta segera menceraikan istrinya. “Pelaku tidak terima dengan keinginan korban dan pelaku secara tiba-tiba menghabisi nyawa korban” jelas Kasat Galih.

Keesokan harinya, warga setempat digegerkan oleh penemuan mayat wanita tanpa identitas di perkebunan cikembang oleh warga setempat yang sedang melintas.

TERUNGKAP
Setelah ditemukan warga, mayat tersebut dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sekarwangi, sementara aparat Reskrim dari Satreskrim Polres Sukabumi dan Polsek Cikembar melakukan olah TKP dan menghimpun keterangan juga dipublikasikan oleh media masa terkait penemuan mayat tanpa identitas.
“Esoknya pihak keluarga mendatangi RSUD sekarwangi untuk memastikan korban saat jasad korban sedang diotopsi” ujar Galih.

Dari keterangan keluarga korban lanjut Galih, dan hasil otopsi, pihaknya berhasil mengantongi identitas tersangka dan segera dilakukan pencarian.
“Tersangka berhasil ditangkap di sekitar Mangkalaya Cisaat saat sedang mencuci motor”

Barang bukti yang diamankan seluruh pakaian yang ada ditubuh korban dan pelaku, sebilah. pisau, tiga telepon genggam dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku.

Hingga saat ini terhadap pelaku dilakukan pemeriksaan lanjutan di Satreskrim Polres Sukabumi.

 

Perahu Nelayan Palabuhanratu Banyak Rusak Akibat Hantaman Ombak


PALABUHANRATU ONLINE – Kerusakan perahu tradisional milik nelayan di pesisir pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terus bertambah.
Hantaman ombak besar akibat angin pasang dirasakan para nelayan, telah berlangsung dua bulan terakhir. Perahu milik nelayan yang rusak akibat terhantam karang bebatuan kini ditambatkan didermaga .
“Kini bangkai perahu milik nelayan yang bocor dan robek akibat hempasan angin besar menghantam karang disandarkan di Dermaga Palabuhanratu,” kata salah seorang nelayan Palabuhanratu, Ikin Sodikin, hari ini Minggu (13/4/2014).
Para nelayan hanya bisa memperbaiki kerusakan ringan. Tapi bila kerusakan memerlukan biaya yang besar terpaksa di parkir menunggu ada pinjaman untuk memperbaikinya.
Biasanya kebocoran pada lambung dan rusak mesin.

 

Anak 6 Tahun Ditemukan Tersesat di Cibadak Kab.Sukabumi


Bocah yang teersesat yang di amankan diMapolsek Cibadak

Bocah yang teersesat yang di amankan diMapolsek Cibadak

PALABUHANRATU ONLINE – Seorang anak ditemukan tersesat dan tampak kebingungan untuk kembali ke rumahnya, anak berusia sekitar 6 tahun pertama ditemukan di simpang alternatif Karangtengah kecamatan Cibadak Kabupaten.Hal tersebut dikatakan Kapolsek Cibadak Kabupaten Sukabumi, Kompol Undang Dedi saat menerima penyerahan anak tersebut dari warga setempat yang menemukan kepada petugas Polsek Cibadak di kantor Polsek.

Undang menerangkan, diduga anak itu dalam keadaan tersesat karena tampak kebingungan seolah mencari jalan menuju rumahnya. Sementara petugas dari Polsek Cibadak kesulitan karena anak tersebut tuna wicara. “Anak tuna wicara sehingga kami kesulitan kalo menanyakan sesuatu kepadanya” ujar Undang di kantor Polsek Cibadak Jum’at malam (11/04/2014)

Namun begitu, pihaknya tetap berusaha mencari keberadaan keluarganya dengan menyebarkan foto anak itu ke berbagai wilayah di sekitar Cibadak. “Para babinkamtibmas dan tokoh masyarakat sudah kami hubungi untuk membantu menemukan keluarganya” katanya.

Undang juga nenghimbau kepada masyarakat yang mengetahui keluarganya agar segera mengubungi Polsek terdekat atau langsung datang ke Polsek Cibadak Sukabumi.

Adapun ciri-ciri anak yang ditemukan, Berusia sekitar 6 tahun, tuna wicara, memakai kaos mereh bergambar, celana pendek warna biru dan tidak memakai alas kaki, anak tersebut masih berada di Polsek Cibadak. (Iyg)

Warga Bumi Purnawira Asri Tewas Bersimbah Darah


PALABUHANRATU ONLINE - AB Suratno (35) warga Perumahan Bumi Purnawira Asri, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Senin (7/4/2014) tewas mengenaskan. Korban tewas diduga dibunuh.

Kematian korban sempat Terungkap ketika warga memperoleh informasi dari salah seorang anggota keluarga korban yang melihat bercak darah di sekitar ruangan tengah

Aparat Kepolisian mengamankan rumah korban pembunuhan guna penyelidikan lebih lanjut.

Aparat Kepolisian mengamankan rumah korban pembunuhan guna penyelidikan lebih lanjut.

rumahnya.

“Ketika itu, kami dibantu polisi segera mendobrak rumah korban. Kami menemukan jasad korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” kata Ketua RW 05, Supriyadi.

Polisi Melarang Warga Mendekat TKP

Personel Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota, Senin (7/4/2014) melarang warga mendekati rumah milik Suratno (35). Polisi masih terus melakukan serangkaian pemeriksaan atas tewasnya Suratno.

Warga Perumahan Bumi Purnawira Asri, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Senin (7/4/2014) itu tewas mengenaskan. “Kami meminta warga untuk menjauh dari titik lokasi tempat kejadian perkara. Polisi masih terus melakukan serangkaian pemeriksan atas tewasnya laki-laki itu,” kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Sulaeman, Senin (7/4/2014).

 

Pesisir Pantai Laut Palabuhanratu Aman


PALABUHANRATU ONLINE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/4/2014) memastikan tiga belas titik pesisir pantai laut selatan dalam kondisi aman dampak Tsunami Cile. Waspada pasang tinggi yang dikhawatirkan menerjang pemukiman warga pesisir pantai telah dicabut.

Pencabutan waspada tsunawi waktu mengancam pemukiman telah diumumkan pemerintah. “Suasana berlahan-lahan sudah tenang sehari sebelumnya warga dihimbau menjauh titik lokasi ancam bencana tsunami,” kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan, BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo, Kamis (3/4/2014).

Diklat Water Rescue Basarnas Tingkatkan Ketrampilan Rescuer


PALABUHANRATU ONLINE – Dengan pelaksanaan dan keberhasilan Diklat ini merupakan satu kebanggaan bagi Basarnas, sehingga kualifikasi peserta (rescuer) bisa meningkat satu tahap.

Hal itu disampaikan Direktur Bina ketenagaan dan Pemasyarakatan Badan Sar Nasional, Marsekal Pertama SB. Supriyadi dalam acara penutupan pendidikan dan latihan (Diklat) Sar tingkat lanjutan water rescue Basarnas di Pantai Citepus Palabuhanratu kabupaten Sukabumi Jawa Barat (02/04/2014).

Lebih lanjut Supriyadi mengatakan, kegiatan water rescue mengandung resiko yang besar disaat berlangsungnya diklat pada implementasi dilapangan, sehingga diperlukan kemampuan keterampilan rescuer yang prima. “Rescuer diwajibkan menguasai pengetahuan, meningkatkan keterampilan, kekuatan fisik yang prima dan sikap/prilaku yang siap bina secara terus menerus” tegasnya dihadapan para peserta diklat dan para instruktur Basarnas.

Semakin meningkat  kemampuan rescuer, kata Supriyadi, semakin besar tanggung jawab yang diemban karena harus lebih intens dan siaga membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Diklat Basarnas Noer Isrodin menjelaskan, materi yang disampaikan pada diklat ini meliputi pengantar dan metode pertolongan di matra air seperti di laut dan sungai deras, komunikasi signal atau sandi, perawatan pra rumah sakit, teknik pencarian diair dangkal dan air yang dalam juga kepiawaian lari, renang dan lari lagi (run swim run). ” Semua materi disampaikan oleh instruktur internal Basarnas dan dari potensi Sar seperti dari pihak arung jeram dan Badan penyelamatan Wisata Tirta (Balawista)” ujarnya.

Diklat ini diikuti 40 Peserta utusan Kantor Sar seluruh Indonesia selama 15 hari,  tanggal Cisolok-20140402-0212419 Maret hingga 2 April 2014. Dipantai Citepus Palabuhanratu dan di wahana Arung Jeram kecamatan Cikidang kabupaten Sukabumi.

(Iyang Sudiharto)