CADAS GRASS TRACK 2014 KAB.SUKABUMI


image

PALABUHANRATU ONLINE – Sebagai ajang peyaluran bakat, minat dan kemampuan juga sebagai sarana peningkatan prestasi olah raga bidang otomotif. komunitas penggemar motor gunung yang tergabung komunitas Cadas akan mengadakan even Cadas Grass Track Open 2014, di Sirkuit GTX Cimaja desa Karangpapak kecamatan Cisolok kabupaten Sukabumi. . “Kejuaraan terbuka ini akan diikuti para crosser dari Jawa Barat dan Banten memperebutkan tropi Dandim Cup Kodim 0266/Sukabumi” ujar ketua Panitia Cadas Grass Track Open 2014, Asep Sutisna lebih akrab dipanggil Asgo ditemui di Sirkuit GTX Cimaja desa Karang Papak Cisolok, Kamis (18/12/2014).

Menurut Asgo, berbagai kelas dan katagori yang dipetandingkan dalam even yang digelar tanggal 20-21 Desember 2014 ini, mulai Kelas bebek standar region, Kelas bebek modif 2 tak dan 4 tak senior region, Kelas FFA open region, Kelas FFA pemula lokal Sukabumi. “Akan dijajal juga kemampuan pembalap pemula dikelas bebek standar pemula, Kelas mini motor usia 8-10 tahun. Kelas mini motor usia 10-14 tahun, Kelas FFA pemula region dan kelas bebek modif junior” urainya

Saat ini, Asgo mengaku sudah mendesai
sirkuit yang direkomendasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) wilayah Jawa Barat untuk kejuraan daerah tersebut sudah kelar. “Para pecinta olah raga ekstrim tinggal memanfaatkan sirkuit yang akn dibuat permanen guna mangasah skill crosser dari mana saja” harapnya optimis. Sent from my BlackBerry®

KPSN DONGKRAK PRESTASI PESILAT DAN PARIWISATA


PALABUHANRATU ONLINE – Pencak Silat sebagai salah satu bela diri warisan “pituin” nenek moyang yang memiliki seni garak dan bagian dari cabang olah raga yang senantiasa kita “mumule”    dengan cara mempertahankan dan mengembangkan seni olah  tubuh juga prestasi ditiap Paguron.

Jajaran Pengurus Cabang Keluarga Pencak Silat Nusantara (KPSN) Sukabumi sebagai salah satu Paguron yang banyak berkontribusi mencetak pesilat pilihan asal Sukabumi, menggelar Kejuaraan Pencak Silat Pantai KPSN Sukabumi Open 2014 di kawasan wisata pantai Sukawayana.
“Kejuaraan ini terbuka untuk pesilat pelajar dan mahasiswa dan dari semua kalangan yang memenuhi syarat” kata Ketua Panitia Kejuaraan Pencak Silat Pantai (KPSN) Sukabumi Open 2014, Arif Budianto yang ditemui di ruang panitia di hotel Cleopatra Palabuhanratu Jawa Barat, Rabu (17/12/2014).

Pesilat yang beberapa kali menyabet tropi bergengsi ini memaparkan, kejuaraan yang pertama digelar di Jawa Barat kali ini, diikuti pesilat dari berbagai kota / kabupaten, juga dari  beberapa provinsi.
“Even ini dapat mendongkrak prestasi pesilat nasional yang selama ini ketinggalan dibanding negara lain” ujarnya optimis.

Didukung potensi wisata alam pesisir Palabuhanratu, dia berharap, bukan hanya akan menyedot perhatian kalangan pengurus Paguron dengan suasana latihan alam pesisir sehingga memotivasi pesilat untuk intens berlatih juga dapat berdampak positif bagi destinasi wisata di Sukabumi. “Prestasi pesilat meningkat, kunjungan wisatawan lokal, domestik bahkan mancanegara pun akan terangkat” paparnya.

Arif menambahkan, kejuaraan yang menjunjung tingga Prastya Pesilat Indonesia menjadi agenda rutin KPSN Sukabumi ini, memperebutkan Piala Bupati Sukabumi melibatkan 120 pesilat putra dan putri dengan katagori tanding / laga dan seni ganda, menampilkan berbagai kelas. “Kejuaraan digelar tanggal 17 hingga 20 Desember dikawasan wisata pantai Sukawayana, perpaduan suasana pantai dan taman wisata alam” imbuhnya.

Kejuaraan Pencak Silat Pantai KPSN Sukabumi Open 2014 di kawasan wisata pantai Sukawayana.

:DONGKRAK PARIWISATA Kejuaraan Pencak Silat Pantai KPSN Sukabumi Open 2014 di kawasan wisata pantai Sukawayana. (Photo : Palabuhanratu Online)

PENGAMEN CILIK DITEMUKAN HANYUT TERSANGKUT AKAR POHON


PALABUHANRATU ONLINE - Setelah dua hari dicari oleh tim Search and Rescue daerah (Sarda) kabupaten Sukabumi dibantu keluarga dan warga sekitar,

Pengamen cilik warga kampung Bojong Talang RT 04/05 kelurahan / kecamatan cibadak kabupaten Sukabumi itu, ditemukan dibawah permukaan air sekitar 200 meter dari lokasi jatuh

DITEMUKAN : Pengamen cilik warga kampung Bojong Talang RT 04/05 kelurahan / kecamatan cibadak kabupaten Sukabumi itu, ditemukan dibawah permukaan air sekitar 200 meter dari lokasi jatuh.(Photo : Palabuhanratu Online)

Anggi (12) yang hilang terbawa hanyut sungai Cicatih, ditemukan sudah meninggal dunia.

Pengamen cilik warga kampung Bojong Talang RT 04/05 kelurahan / kecamatan cibadak kabupaten Sukabumi itu, ditemukan dibawah permukaan air sekitar 200 meter dari lokasi jatuh, dengan baju tersangkut ke sebuah akar. “Jasad ditemukan di anak aliran sungai Cicatih dalam keadaan baju korban tersangkut ke sebuah akar kayu” papar Ketua Sarda kabupaten Sukabumi, Okih Fajri di Cibadak kabupaten Sukabumi.

Dikatakannya, saat ditemukan jasad korban terdapat luka lecet pada bagian tangan dan kaki diduga terbentur batu kali ketika hanyut, namun pakaian masih utuh melekat di jasad korban.

Jajaran Okih dibantu warga segera mengevakuasi dan membawanya ke rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak. “Atas permintaan keluarga, setelah di visum di RSUD, korban kemudian dibawa ke rumah duka kampung Bojong Talang keluraha / kecamatan cibadak untuk segera dipulasara dan dikebumikan” urainya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anggi diduga hanyut setelah terpeleset saat melintas diatas jembatan rel kereta, Senin sore (15/12/2014). Setelah kejadian tim Sarda dan warga sekitar segera melakukan pencarian dengan menyisir kedua sisi aliran sungai Cicatih dalam kondisi debit air sungai yang tinggi dan keruh, Pencarian pun dilakukan sejauh 4 km dari tempat kejadian ke arah hilir, namun korban belum juga ditemukan.

Pada siang tadi cuaca cerah, debit air sungai surut berangsur bening, pencarian pun kembali dilakukan dari awal, setelah menyisir sekitar 200 meter, korban berhasil ditemukan disela-sela bayuan tersangkut akar.

Reporter : Iyang Sudiharto


PALABUHANRATU ONLINE – Kepala Cabang MGM (Mahaka Gemilang Mandiri) Finance Palabuhanratu  Asep Setiawan kini meringkuk ditahanan Polres Sukabumi, akibat merugikan perusahaan dan Nasabah MGM Finance.

TERTANGKAP : Kepala Cabang MGM Finance Asep Setiawan yang kini meringkuk ditahanan Polres Sukabumi

TERTANGKAP : Kepala Cabang MGM Finance Asep Setiawan yang kini meringkuk ditahanan Polres Sukabumi (Photo : Ist)

Asep tertangkap dikosannya dijalan Cisaat Sukabumi pada Sabtu, 6/12/2014. sebelumnya Asep melarikan diri dan buron selama hampir satu bulan dan dilaporkan  oleh pihak managemen MGM ke Polres Sukabumi.

“Pihak perusahaan telah dirugikan oleh saudara Asep setiawan hampir 100 juta dengan modus memark up pinjaman Nasabah,  serta menjual belikan lelangan unit Nasabah tanpa sepengetahuan pihak managemen,” ujar Andre Manager Area MGM Sukabumi kepada Palabuhanratu Online Selasa, 16/12/2014.

“Setelah memakan waktu panjang pencarian kami membuahkan hasil, dengan tertangkapnya saudara Asep Setiawan paling tidak Nasabah yang dirugikan dapat membuka laporannya ke Polres Sukabumi,” jelas Andre

AFANDI AKBAR DITEMUKAN SUDAH MENINGGAL DUNIA


PALABUHANRATU ONLINE –  Afandi Akbar (18) korban terseret ombak berhasil ditemukan oleh Sar gabungan dari Basarnas, Satpolair, Sarda dan Balawista juga warga sekitar.

image

“Korban ditemukan sudah meninggal dunia ditengah perairan, sekitar 500 meter dari tempat kejadian pantai Cibuaya” ujar ujar Koordinator Pos Sar Basarnas Sukabumi Agung Priambodo setelah mengevakuasi jasad di pantai Cibuaya Desa Pangumbahan kecamatan Ciracap kabupaten Sukabumi, Senin (15/12/2014).

Menurut Agung, saat ditemukan, jasad dalam keadaan telungkup dengan kondisi jasad masih utuh hanya tampak kulit tubuh korban yang terkelupas dibeberapa bagian tubuh. “Diduga tubuh korban tergores karang laut saat terhempas ke tengah perairan” jelasnya.

Jasad kemudian dievakuasi ke darat menggunakan perahu congkreng dan dibawa ke Puskesmas Pariwisata Ciracap untuk divisum luar. Tampak sebagian keluarga korban juga sudah tiba di Puskesmas Ciracap.

Afandi Akbar wisatawan asal Pamulang Tangerang Selatan, jadi korban hilang terseret arus ombak ketika berenang dipantai Cibuaya, Minggu (14/12/2014), bersama 2 rekan yang berhasil selamat. Diduga korban tidak bisa berenang ketika dihempas ombak dan hilang terseret arus ke tengah perairan. (Iyg)

3 WISATAWAN ASAL TANGERANG SELATAN TERGULUNG OMBAK, 1 HILANG 2 SELAMAT


PALABUHANRATU ONLINE – Afandi Akbar (18), Rendi (19) dan Samsul (21) ketiganya  wisatawan asal Tangerang Selatan jadi korban tergulung ombak dipantai Cibuaya desa Pangumbahan kecamatan Ciracap kabupaten Sukabumi Minggu siang (14/12/2014)

Tim Sar sedang mengawasi pesisir pantai setelah menyelamatkan 2 orang yang selamat tergulung ombak

Tim Sar sedang mengawasi pesisir pantai setelah menyelamatkan 2 orang yang selamat tergulung ombak

Afandi Akbar hilang dan msh dalam pencarian Sar gabungan sementara Rendi dan Syamsul berhasil selamat.

“Ketiganya sedang berenang dipantai Cibuaya Batununggul, seketika ombak besar menerjang, mereka terhempas ketengah” kata Kepala Dusun Batunamprak desa Pangumbahan Ciracap, Fahrudin dilokasi kejadian.

Setelah itu, Sar gabungan dibantu warga segera melakukan pencarian ke tengah perairan menggunakan satu perahu congkreng.

Hingga sore hari pencarian belum membuahkan hasil dan sesuai prosedur ketetapan (protap) untuk sementara pencarian dihentikan.

“Pencarian korban akan dilanjutkan besok pagi oleh Sar gabungan dibantu warga” ujar Koordinator Pos Sar Basarnas Sukabumi Agung Priambodo yang dihubungi lewat telefon genggamnya.

Agung menjelaskan, pihaknya didukung Sar Daerah Sukabumi sudah menyiapkan perahu karet untuk pecarian ke tengah perairan. “Sar gabungan akan mencari korban ditengah perairan dan disebar digaris pantai Cibuaya” paparnya.

Korban Afandi Akbar warga Jalan Benda Timur No. 9B Rt 04/10 Pamulang Tangerang selatan, juga tercatat sebagai mahasisiwa Universitas Pamulang.
Ciri-ciri korban, memakai celana pendek hitam, rambut pendek lurus, tinggi badan 170 cm.

Reporter : Iyang Sudiharto

KAKEK BEJAT GAGAHI BOCAH SD


PALABUHANRATU ONLINE - Adang bin Eman) (64) Warga Kp. Pajagan RT01/02 Desa Cihamerang Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi, harus meringkuk di ruang tahanan, lantaran berbuat cabul terhadap korban yang juga tetangga korban yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar.

Adang bin Eman) (64) Warga Kp. Pajagan RT01/02 Desa Cihamerang Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi, harus meringkuk di ruang tahanan,
Adang bin Eman) (64) Warga Kp. Pajagan RT01/02 Desa Cihamerang Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi, saat digiring  ke ruang tahanan, (Photo : Palabuhanratu Online)

Peristiwa memalukan ini terjadi Minggu sore (30/11/2014) saat pelaku sedang memberi makan kambing peliharaannya dan melihat korban melintas disisi kandang. Pelaku mengintai dan seketika memeluk hingga korban tak bisa meronta.

“Pakaian dalam korban dilucuti, dengan leluasa pelaku berbuat cabul dekat kandang kambing” tutur Kapolsek Kalapanunggal AKP Sumijo kepada awak media di Mapolsek Kalapanunggal, hari ini Senin (08/12/2014)

Saat pulang, lanjutnya, korban nangis, orangtua korbanpun curiga dan terus mendesak korban supaya menceritakannya, dengan polos, korban menceritakan kejadian yang baru dialaminya.
“Setelah mendapat laporan, anggota kami langsung menuju ke lokasi dan menciduk pelaku” papar Sumijo.

Pelaku yang sehari-harinya sebagai buruh tani ini sudah mendekam ditahanan dan dijerat pasal 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman tahanan 15 tahun.

Terkait penanganan korban yang masih dibawah umur,  Penanggung jawab rumah perlindungan trauma center (RPTC) Dinas Sosial kab. Sukabumi
Sasmita, mendesak keluarga korban untuk segera membawanya ke Dinas Sosial kabupaten Sukabumi untuk diberikan pendampingan. “Keluarga korban didampingi aparat desa atau kecamatan segera membawa korban ke Dinsos untuk segera kami tangani” kata Sasmita yang dihubungi melalui tetfon genggamnya.

Psikologis korban teras sasmita, harus segera dipulihkan melalui layanan RPTC. “Disana (RPTC) dilakukan pendampingan dan konselling untuk pemulihan mental korban” urainya.

Reporter : Iyang Sudiharto